
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terkesan mengabaikan usulan pembangunan sarana belajar, misalnya SD Negeri 09 jalan Sapta Marga Tembilahan Hulu hingga saat ini masih menggunakan rumah dinas sebagai ruang belajar.
Diketahui, SD tersebut telah merancang pembangunan sejak tahun 2013 silam dan memasukkan usulan resmi pada awal tahun 2014. Berdasarkan berita detikriau.org setahun yang lalu, usulan itu dinyatakan layak dari konsultan bahwa sekolah itu harus dibangun sarana belajar yang baru.
“Waktu itu dianggatkan sekitar 1,4 M oleh Disdik yang akan direalisasikan tahun 2015, namun sepanjang tahun itu tidak ada terealisasi,” kata Kepala SDN 09 Tembilahan Hulu, Khaidir kepada awak media, Kamis (7/4/2016).
Pada tahun 2015 itu, lanjutnya, pihak Disdik sempat mendatangi ke sekolah untuk menyampaikan penundaan proses pembangunan gedung dan akan dikucurkan pada tahun 2016.
“Sekarang sudah bulan keempat 2016, tetapi belum ada juga tanda-tanda akan membangun,” ujarnya.
Sekedar mengingatkan, Rumdis yang dijadikan sarana belajar itu ada 4 ruang belajar yakni kelas IV C, IV D, V C, dan V D. Dua pagi dua kelas lagi untuk jadwal belajar sore.
Hingga berita ini dirilis, detikriau.org belum dapat mengkonfirmasi kepada Disdik Inhil./ Mirwan


BERITA TERHANGAT
Rp1 juta Per Siswa, Dugaan Pungli Bermodus Sumbangan di MTs Nurul Mubtadiin Pulau Burung
Ada Pungutan Rp1juta Per Siswa, Kepala MTs Nurul Mubtadiin Sebut Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua
Meski Menerima Dana Bos, MT Nurul Mubtadiin Pulau Burung Inhil Pungut Rp1 Juta Per Siswa