TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak untuk turut berpartisipasi dan mendukung tugas-tugas Kepolisian terutama dalam hal penegakan hukum, guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ajakan tersebut disampaikan Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono saat melakukan sosialisasi tentang bahaya faham radikal yang tidak sesuai dengan ideologi negara Republik Indonesia, di Kecamatan Tanah Merah, kemarin.
Dikatakan Kapolres, pencegahan dan penanganan faham radikal dan ajaran-ajaran yang terkait dengan kekerasan memang sudah menjadi salah satu program yang dicanangkan oleh Kapolri.
“Saat ini, pengaruh faham radikal sudah menyebar kemana-mana dan dikhawatirkan telah pula mempengaruhi masyarakat yang ada di wilayah kita. Karena itu, kita harus memberikan pemahaman kepada masyarakat, supaya mau turut bersama-sama memeranginya,” tutur Kapolres.
Selanjutnya, Kapolres berpesan kepada seluruh jajarannya untuk tidak pernah putus asa dan bosan dalam memberikan arahan dan bimbingan kepada masyarakat sehingga tidak terjerumus dan mengikuti faham radikal yang berbahaya ini.
“Mari sama-sama kita mengantisipasi berbagai pengaruh buruk dari faham radikal ini dalam upaya mencegah timbulnya konflik di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya. (adi)


BERITA TERHANGAT
Rp1 juta Per Siswa, Dugaan Pungli Bermodus Sumbangan di MTs Nurul Mubtadiin Pulau Burung
Ada Pungutan Rp1juta Per Siswa, Kepala MTs Nurul Mubtadiin Sebut Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua
Meski Menerima Dana Bos, MT Nurul Mubtadiin Pulau Burung Inhil Pungut Rp1 Juta Per Siswa