Tembilahan (www.detikriau.org) – Hari ini, Selasa (20/11), Federasi Serikat Pekerja Tranportasi Indonesia (FSPTI) – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Indragiri Hilir berdampingan dengan Mahasiswa agendakan aksi damai.
Aksi damai yang dilakukan serikat buruh dan mahasiswa ini mengajukan 5 tuntutan yakni, meminta penghapusan tenaga outsourching, menolak upah rendah bagi buruh/pekerja, meminta agar segera tentukan upah layak bagi buruh/pekerja, menuntut pemerintah untuk memberikan perhatian jaminan kesehatan bagi buruh/pekerja serta menuntut pemerintah untuk menetapkan standar harga kelapa rakyat, kopra dan sawit.
Berdasarkan informasi dari sumber detikriau.org yang sangat dipercaya, aksi damai ini akan dilakukan di Gedung DPRD dan Kantor Bupati Inhil dimulai pada pukul 08.00 Wib. (dro/*0)

BERITA TERHANGAT
Gp Ansor dan Banser Inhil Siap Bersinergi Jaga Persatuan dan Kondusifitas Daerah
Sidang Perkara AP dan AI, Kuasa Hukum: Konstruksi Hukum Patut Dipertanyakan
Penyegaran Birokrasi Inhil: Ari Syuria Resmi Nakhodai Kecamatan Tembilahan