Para Pekerja saat berkumpul di lokasi Proyek pembangunan RS Tembilahan, foto Arbindonesia.com
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Gaji para pekerja proyek Pembangunan RSUD Tembilahan yang sempat tertunda dibayarkan oleh pihak perusahaan akhirnya dibayarkan, Senin (14/12/2020) sore.
Dengan telah dibayarkannya upah tersebut, besok (Selasa 14/12) para pekerja akan kembali melakukan pekerjaannya seperti biasa.
“Sudah dibayarkan, besok kami mulai kembali bekerja,” kata Teguh saat dihubungi melalui seluler, Senin (14/12/2020).
Selain itu, Teguh yang juga merupakan Kepala mandor dalam pengerjaan proyek tersebut berharap hal serupa (Gaji Tertunda) tidak terulang kembali kedepannya.
“Agar kami bisa bekerja maksimal, harapan kami semua sebagai pekerja tentunya hal serupa tidak terulang kembali,” tutupnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya, akibat gaji para pekerja belum dibayarkan oleh pihak Perusahaan, proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan terpaksa terhenti untuk sementara.
Pasalnya, hampir satu setengah bulan gaji harian para pekerja proyek tersebut belum juga dikeluarkan oleh pihak perusahaan (PT Kiyolan Mulya Karya).
Hal itu yang membuat para pekerja pada beberapa hari belakangan ini tidak melakukan aktivitas pekerjaannya seperti biasa.
(Arbain)


BERITA TERHANGAT
Pertamina Patra Niaga Perluas Program Pengelolaan Mangrove Dan Pelatihan Vokasi Di Dumai,Komitmen Nyata Dukung Pembangunan Berkelanjutan.
Rutan Dumai Gelar Ikrar Bersih Dari Handphone Ilegal, Narkoba,Dan Penipuan.
“Pertamina Patra Niaga Dumai Bersiap Produksi SAF Lewat Persiapan Sarfas Pengolahan Minyak Jelantah,Cikal Bakal Ekonomi Berkelanjutan Lewat JELMA