Maret 4, 2024

DIRUT PLN TINJAU LOKASI PLTU PARIT 21 TEMBILAHAN

Bagikan..

 Minta Agar Pembangunan Segera di Gesa

www.detikriau.wordpress.com (Tembilahan) – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dilokasi Parit 21 Tembilahan tampaknya bakal berjalan mulus. Setelah melakukan tinjauan secara langsung, Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Dahlan Iskan memberikan penilaian positif.

“Lokasi yang direncanakan ini menurut penilaian saya sangat layak untuk didirikan sebuah PLTU. Disamping lokasinya yang berdekatan dengan aliran sungai untuk mempermudah tranportasi batubara dan berbagai keperluan lainnya, guna menggerakkan turbin boiler pada operasionalnya, juga sangat membutuhkan banyak air.” Ungkap Dirut PT PLN, Dahlan Iskan didampingi Sekdakab Inhil, H. Alimuddin RM serta beberapa pejabat teras Kabupaten Inhil lainnya kepada wartawan dilokasi rencana pembangunan PLTU berkapasitas 2×7 MW tersebut.

Hanya saja, menurut Dahlan Iskan, karena kondisi lahannya dataran rendah dan tekstur lahan gambut, diperlukan pengerjaan ekstra dengan melakukan peninggian lahan sekitar 6 meter dengan kegiatan penimbunan.

“Lokasi ini harus dilakukan pengurukan (penimbunan. Red) untuk melakukan antisipasi terendam banjir. Tentunya kita tidak ingin setelah 25 tahun kedepan pabaila hal tersebut tidak dialakukan lokasi PLTU ini akan tenggelam,” Tegasnya.

Dari luasan areal 9 Hektar ini, untuk tahap awal hanya dilakukan penimbunan pada areal seluas 2 Hektar. “Kita meminta kontraktor untuk segera menggesa pembangunan PLTU ini sehingga nantinya dapat segera dioperasionalkan dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Inhil tentunya ditambah dengan pasokan listrik dari Lirik, Kabupaten Inhu,” Harapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Alimuddin RM berharap banyak dengan kedatangan langsung Dirut PLN ini akan membawa pengaruh untuk menggesa pembangunan PLTU tersebut.

“Kita harapkan pihak kontraktor dapat menyelesaikan proyek PLTU ini sesuai waktunya, sehingga dapat segera menambah ketersediaan pasokan listrik untuk Inhil,” Sebut Alimuddin. (drc)