TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) turut andil dalam aksi demonstrasi 4 November, esok hari di Jakarta.
Keberangkatan anggota ormas islam yang berada dibawah pimpinan umum Habib Rizieq Shihab ini memenuhi seruan jihad konstitusional yang telah dikumandangkan para ulama untuk kaum muslimin dari seluruh Indonesia dalam Aksi Bela Islam II.
“Sekarang kami baru sampai Jambi, sekitar jam 8 pagi tadi berangkat dari Tembilahan,” sampaikan salah seorang anggota FPI Inhil, Said Anel Osman kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, Rabu (2/11/2016).
Menurut Anel, keikutsertaannya bukan sebatas gerakan sepihak, namun pihaknya mendapat restu dan dukungan dari pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Inhil.
Dimana, beberapa waktu lalu kedua organisasi Islam ini sempat duduk bersama antara Ketua FPI dan Ketua MUI Inhil.
Rasulullah saw bersabda:
Al-ulama’ warisatul ambiya’ (ulama adalah pewaris para nabi).
Mengikuti ulama berarti mengikuti para nabi.
Bahkan Rasulullah saw bersabda :
Bukan termasuk kedalam golongan ummatku orang yang memusuhi ulama.
Lebih mendalam lagi Syekhul Islam Ibnu Taimiyyah RA berkata : Ketika Ulil Amri disuatu negeri tidak lagi berpihak kepada Islam dan kaum muslimin, maka pada saat itu yang menjadi ulil amri adalah ulama.
Dengan sikap ‘alim, wara’ dan kecintaan kepada Islam dan kaum muslimin, para Ulama, Habaib, Kiyai, Ustadz, Tokoh Islam, Tokoh Nasional, Pejuang Islam, Aktivis Dakwah telah menyerukan agar umat Islam diseluruh tanah air melaksanakan Jihad Konstitusi untuk menegakkan supremasi hukum di tanah air.
Dimana hukum tajam kepada muslim pribumi dan tumpul kepada kafir non pribumi.
Oleh sebab itu Ulama-Ulama besar Indonesia telah menyerukan agar kaum muslimin dari seluruh Indonesia berangkat ikut Aksi Bela Islam II, pada hari Jum’ay 4 November 2016 di Jakarta. Tujuan aksi ini adalah untuk membela Al-Qur’an, membela Islam, membela Ulama dan menjaga fatwa Majelis Ulama Indonesia dari penistaan yang dilaksanakan Ahok./Mirwan



BERITA TERHANGAT
Batal di 2025! Inhil Kembali Jadi Target Pembangunan Pabrik Hilirisasi Kelapa 2027, Begini Kata Anggota DPR RI Yulisman
Diduga Picu Kebocoran PAD Ratusan Juta, Bapenda Inhil Kejar Tunggakan Pajak Listrik PT THIP dan PT BSS
PAD Inhil Bocor, PT BSS Diduga Tak Bayar Pajak Listrik Sejak Februari 2022-2025