Daripada Kehilangan Nyawa, Warso Harus Relakan Sebelah Kakinya Jadi Santapan Buaya - Arbindonesia
Januari 8, 2016

Daripada Kehilangan Nyawa, Warso Harus Relakan Sebelah Kakinya Jadi Santapan Buaya

Bagikan..

TELUK BELENGKONG (detikriau.org) – Peristiwa naas menimpa Suwarso (46), warga dusun II desa Hibrida Jaya RT 008 RW 005 Kecamatan Teluk Belengkong. Bagaimana tidak, kakinya putus akibat terkaman buaya di SP3 GHS Teluk Belengkong, Jum’at (8/1/2016) sekitar pukul 12.30 WIB.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, pria malang ini disambar buaya saat ia sedang memotong rumput di pinggir kanal.

Waktu itu kaki korban belum putus namun kondisinya sudah patah. Takut diseret ke sungai, spontan saja si korban memotong daging pegelangan kakinya hingga putus.

Setelah itu, buaya itupun langsung hilang dari permukaan air. Tak lama kemudian korban pun dibantu masyarakat setempat dan dilarikan ke Puskesmas Teluk Belengkong. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB, korban dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

“Ini merupakan korban yang kesekian kalinya. Baru-baru ini, pada bulan akhir 2015 kemarin juga ada warga Teluk Belengkong diterkam buaya hingga tewas,” terang Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman.

Menurut keterangan warga setempat, Mahyubi melalui sambungan selularnya menjelaskan, kanal tersebut banyak dihuni Buaya. Bahkan menurutnya lagi, binatang buas tersebut mulai berkeliaran di sungai Teluk Belengkong.

“Solusinya, kami harus waspada bepergian melalui kanal. Namun untuk sementara kanal itu masih sering dilewati masyarakat karena kondisi jalan aspal masih parah,” pungkasnya. –Mirwan-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.