
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik membantah adanya keterlibatan anggota Polsek dalam pendistribusian minyak tanah dari Palembang.
Pernyataan tersebut dilontarkan terkait pemberitaan di salah satu media online yang menyatakan bahwa oknum anggota Polsek Kemuning turut membacking kelancaran perjalanan angkutan minyak masuk ke Inhil.
“Tidak benar informasi itu,” bantah Kapolres kepada detikriau.org, kemarin.
Sementara itu, Kapolsek Kemuning Taufik Suardi melalui sambungan selular menjelaskan, puluhan jerigen minyak jenis mitan ditahan warga setempat pada hari Kamis (5/5/2016) sore.
Puluhan jerigen tersebut dibawa oleh satu Truck Colt Disel dengan nomor polisi BH 8616 KI. Kendaraan tersebut dari Palembang dan Jambi menuju ke Tembilahan.
“Sekarang seluruh minyak sudah dilimpahkan ke Polres untuk diproses lebih lanjut,” tutupnya./Mirwan


BERITA TERHANGAT
Rp1 juta Per Siswa, Dugaan Pungli Bermodus Sumbangan di MTs Nurul Mubtadiin Pulau Burung
Ada Pungutan Rp1juta Per Siswa, Kepala MTs Nurul Mubtadiin Sebut Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua
Meski Menerima Dana Bos, MT Nurul Mubtadiin Pulau Burung Inhil Pungut Rp1 Juta Per Siswa