Bupati Meranti : Fakta, Jumlah Anak Pengaruhi Tingkat Kesejahteraan Keluarga - Arbindonesia
Mei 7, 2015

Bupati Meranti : Fakta, Jumlah Anak Pengaruhi Tingkat Kesejahteraan Keluarga

Bagikan..

Selatpanjang (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi nyatakan bahwa Pemerintah tidak pernah melarang masyarakat memiliki anak lebih dari satu. Namun fakta membuktikan jumlah anak turut mempengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga.

Pernyataan ini disampaikan Bupati dalam pidatonya saat membuka secara resmi Pencanangan Bakti Sosial IBI dan TNI KB-Kesehatan Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipusatkan di Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Kamis (7/5).

“realita dilapangan, anak sedikit kesejahteraan keluarga relatif akan lebih baik begitu juga sebaliknya,” ujar Bupati,.

Demi terjaminnya kesejahteraan keluarga, maka perlu adanya pengendalian jumlah penduduk, salah satunya melalui program KB. Untuk para Bidan diharapkan bisa memberikan pergertian kepada para ibu usia produktif untuk tidak takut menggunakan alat kontrasepsi.

disamping itu kata Bupati, jika dahulu masyarakat biasa menikah di usia 21 tahun, , kini usia tersebut dinilai belum pas untuk berkeluarga. Pernikahan dini turut mempengaruhi tingkat pertumbuhan penduduk. Semakin cepat usia pernikahan akan mempengaruhi jumlah anak pada suatu keluarga.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Meranti, Syarifah Zumah, mengungkapkan, penduduk Meranti saat berjumlah 218 ribu jiwa, meningkat 45 ribu jiwa dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Hal itu disebabkan tingginya Angka kelahiran total (TFR) wanita subur usia 15-19 Tahun sebesar 2.53 yang tentunya berada diatas angka TFR Nasional 2.37.

“Saat ini penggunaan alat kontrasepsi pasangan usia subur di Meranti tergolong rendah, hanya 56.6 dibawah CPR Nasional sebesar 61.5,” sebut Syarifah.

Dikesempatan yang sama, Dandim 0303 Bengkalis Letkol. Arh. Dwi Cahyo Harianto, menilai, jumlah penduduk yang tidak terkendali juga akan mempengruhi stabilitas Nasional, karena berimbas kesemua sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, serta ketersediaan sandang dan pangan.

“Melalui kemanunggalan TNI dan rakyat kami siap mendukung pencapaian program KB,” ujar Dandim.(eko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *