BLH Inhil Usulkan Pengadaan Peralatan ISPU - Arbindonesia
Maret 12, 2014

BLH Inhil Usulkan Pengadaan Peralatan ISPU

Bagikan..

ispuTembilahan (detikriau.org) — Peristiwa kebakaran Hutan dan Lahan sudah menjadi langganan rutin tahunan di Provinsi Riau termasuk Kabupaten indragiri Hilir. setiap tahun itu pula, Kabut asap tidak mungkin dapat terhindari. ironisnya, hingga hari ini, Inhil masih belum tampak adanya peralatan pengukur Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU)
“Kita belum memiliki peralatan tersebut. padahal peralatan ini sangat penting untuk informasi masyarakat,”Kata Kepala BLH Inhil, Encik Kamal Syahindra melalui Kabid Kerusakan Lingkungan Hidup, Ardi Yusuf kepada detikriau.org melalui sambungan selulernya, selasa (11/3)
Ardi menyatakan bahwa BLH sudah pernah mencoba untuk mengajukan pengadaan peralatan ini kepada Pemkab Inhil untuk pengadaan tahun anggaran 2014, tetapi Pemda masih belum menyetujui. Tahun 2015 ia berharap usulan ini kiranya dapat diakomodir karena memang sangat dibutuhkan masyarakat.
Terkait perihal ini, Kepala Bappeda Inhil, Tengku Juhardi membenarkan bahwa usulan pengadaan peralatan ISPU sebelumnya pernah diajukan oleh BLH Inhil. Namun karena saat itu tidak terprediksi kondisi kabut asap semakin parah seperti saat ini, usulan itu masih belum mendapatkan prioritas.
“BLH memang pernah mengajukan usulan pengadaan ISPU. saat itu dalam suatu rapat yang dipimpin Sekda. tapi karena kita menilai permintaan itu belum begitu mendesak ditambah keterbatasan anggaran yang dengan sangat terpaksa harus mendahulukan program-program prioritas, usulan itu memang belum bisa diakomodir,” Jawab Tengku Juhardi melalui sambungan teleponnya kepada detikriau.org, rabu (12/3)
Belakangan, dengan kondisi kabut asap yang semakin mengkhawatirkan dan dinilai kebutuhan peralatan ISPU sudah cukup “urgent” tentunya usulan ini menjadi suatu pertimbangan yang harus mendapatkan perhatian.
Untuk hal ini, mantan Sekretaris Bappeda Inhil ini mengakui pihaknya sudah memintakan BLH untuk mengajukan usulan itu kembali dalam bentuk usulan Renja SKPD.
Dalam kesempatan itu Tengku Juhardi juga mengingatkan kepada setiap SKPD, dengan keterbatasan anggaran, tentunya tidak semua kebutuhan bisa terakomodir. Sejalan dengan pesan Bupati saat pelantikan pejabat belum lama ini, diingatkan Tengku Juhardi, Bupati berpesan agar masing-masing SKPD untuk segera melakukan berbagai terobosan. terutama dalam upaya mendapatkan sumber pendanaan melalui APBD Provinsi ataupun APBN.
“kondisi kabut asap saat ini tentu dapat menjadi suatu alasan yang tepat bagi BLH untuk mencoba mengajukan usulan pendanaan melalui sumber APBD Provinsi maupun pusat.” Saran Tengku Juhardi.
Namun untuk pengadaan ISPU, disamping upaya-upaya yang dilakukan SKPD terkait, Pemkab Inhil juga dikatakannya akan mencoba dengan segala upaya untuk memenuhi. mungkin dengan peralatan ISPU portable yang dari sisi biaya tidak membutuhkan pendanaan yang terlalu besar.
Berdasarkan data BLH Inhil, setelah melonjak hingga 15 Hotspot pada senin (10/3), satelit NOAA 18, selasa (11/3) kembali mendeteksi lonjakan jumlah hotspot. kali ini mencapai 30 titik panas.
Ke 30 Hotspot itu terdeteksi di Kecamatan Pulau Burung sebanyak 7 titik, Desa Sri Danai 3 titik, Desa Suka jaya 3 titik dan Desa Keramat jaya 1 titik. Kemudian di Kecamatan Teluk Belengkong 3 titik di Desa Sumber Jaya 2 titik dan 1 titik di Desa hibrida Mulya.
Kecamatan Pelangiran 1 titik di Desa Wonosari, Kecamatan Kateman 1 titik di Desa Kuala Selat, Kecamatan Mandah 9 titik masing-masing terdeteksi di Desa Bantayan, Batang tumu, Belaras, Batang Sari dan Bekawan masing-masing 1 titik dan Desa Bente dan Igal masing-masing 2 titik. Kemudian di Kecamatan GAUNG 3 titik di Desa Simpang Gaung. Kecamatan Kuindra 2 titik di Desa Sungai bela. Kecamatan Kempas 2 titik di Desa Bayas jaya. Kecamatan Enok 1 titik di Kelurahan Enok dan terakhir di KEcamatan Keritang 1 titik di Desa Kuala Keritang. (dro)

1 thought on “BLH Inhil Usulkan Pengadaan Peralatan ISPU

  1. wah…wah…wah…!!! berapa duit anggarannya ntuh? Tapi dari pada ISPU lebih bagus kalau 1 desa/kelurahan di beri mesin portable, 2 unit tiap desa jadilah, + slang 250 M! Cepat teratasi Karhutla! Selama ini Mesin portable aku tak mampu untuk mengatasi Karhutla di Kempas Jaya! Sudah 3 hari masih di TKP non stop!
    Lagi pula peralatan ISPU mau di pasang di Tembilahan? Trus daerah yg sering terjadi Karhutla gak di pasang? Sama aja hanya untuk gagah-gagahan doank! Sekian terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.