Berdasarkan Aturan, Ini Loh yang Dilarang Selama Masa Kampanye - Arbindonesia
Maret 14, 2014

Berdasarkan Aturan, Ini Loh yang Dilarang Selama Masa Kampanye

Bagikan..

pemiluTembilahan (detikriau.org) —  Kampanye rapat umum terbuka peserta Pemilu 2014 akan dimulai 16 Maret sampai 5 April 2014. Berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu dan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013 tentang Kampanye Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD, inilah beberapa hal yang dilarang:
 
(1) Pelaksana, peserta, dan petugas kampanye dilarang sebagai berikut :
a. Mempersoalkan     dasar     Negara     Pancasila, pembukaan        Undang-Undang   Dasar    Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan bentuk Negara Kesatuan Rebublik Indonesia;
b. Melakukan  kegiatan  yang  membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
c. Menghina    seseorang,    agama,    suku,    ras, golongan, calon dan/atau Peserta Pemilu yang lain;
d. Menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat;
e. Mengganggu ketertiban umum;
f.  Mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang, sekelompok anggota masyarakat, dan/atau Peserta Pemilu yang lain;
g. Merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye Peserta Pemilu;
h. Menggunakan  fasilitas  pemerintah,  tempat ibadah, dan tempat pendidikan;
i.  Membawa  atau  menggunakan  tanda  gambar dan/atau atribut lain selain dari tanda gambar dan/atau  atribut Peserta     Pemilu yang bersangkutan;
j.  Menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye; dan
k. Memobilisasi   Warga   Negara   Indonesia   yang belum memenuhi syarat sebagai Pemilih.
 
(2)  Pelaksana  kampanye  dalam  kegiatan  kampanye dilarang mengikutsertakan:
a. Ketua, wakil ketua, ketua muda, hakim agung pada Mahkamah Agung, dan hakim pada semua badan peradilan di bawahnya,   dan  hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi;
b. Ketua,  wakil ketua, dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan;
c. Gubernur, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur Bank Indonesia;
d. Direksi,  komisaris,  dewan  pengawas  dan karyawan badan  usaha milik negara/badan usaha milik daerah;
e. Pegawai negeri sipil;
f. Anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia; Kepala desa; dan perangkat desa. (dro)

5 thoughts on “Berdasarkan Aturan, Ini Loh yang Dilarang Selama Masa Kampanye

  1. Waaah…ini malah ada mantan camat jadi timses istri seorang koruptor! Tunggu aja masanya nanti gambar aku dapatkan!

  2. Ayo semua warga Inhil. Kita psang mata. pasang telinga. kita awasi pemilu legislatif 2014.
    Jangan hanya diam. Ini jadi pintu penentu perubahan masa depan Bangsa kita.
    Jangan terpengaruh dengan sogokan.
    Kalau ada yang kasi, ambil, tapi jangan pilih orangnya.
    Sudah cukup lama kita ditakar dengan nilai rupiah yang tidak seberapa….

  3. Dimana-mana banyak caleg yang bagi-bagi upeti>>>
    Ketua DPRD, Raus juga ikut-ikutan tu. termasuk anggota DPRD incunbent lainnya ramai-ramai turun bagi-bagi ke masyarakat…
    nggak usah ketipu…itu juga uang rakyat sendiri yang dibagi-bagi……
    lima tahun sekali mereka sibuk dekati lagi masyarakat….
    setelah kepilih, lupa lagi…..
    dasar………….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.