Pekanbaru, detikriau.org – PKPU Human Initiative cabang Riau bersama kelompok Pondakan Berkah Bersama adakan pertemuan dalam rangka membahas metode bisnis budidaya ikan patin dan lele.
Metode bisnis yang dibahas dalam pertemuan di Masjid Al Mursalin, RW 06, Kel. Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (4/3) ini adalah Model Bisnis Kanvas dan Biaya Harga Produksi atau disingkat MBK & BHP.
Menurut fasilitator Program PKPU, Dodi, pada metode MBK BHP ini ada sembilan poin yang di bahas yakni; Customer Segments, Value Proposition, Channels, Customer Relationship, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partners, dan Cost Structure.
Selain membahas MBK BHP, kehadiran anggota pada kelompok ini hanya dikhususkan untuk Divisi Budidaya Ikan saja, yang berjumlah 12 dari 17 anggota.
“”Diharapkan dengan adanya metode seperti ini akan dapat membantu kelompok binaan PKPU dalam merencanakan penganggaran usaha,” sampaikan Dodi
Sementara itu, ketua kelompok Pokdakan Berkah Bersama sekaligus anggota Devisi Budidaya Ikan, Aswir menyampaikan ucapan terimaksihnya kepada PKPU yang telah memfasilitasi cara mengelola bisnis yang baik.
“dengan adanya pertemuan ini kini kami mengerti bagaimana menghitung kebutuhan biaya yang diperlukan dalam mengelola suatu bisnis, terutama tentang usaha ikan,” ucap Aswir./*/Am



BERITA TERHANGAT
PBH PERADI Datangi Polresta Pekanbaru, Minta Kasus Dugaan Pengeroyokan Advokat Diusut Tuntas
RSUD Kota Dumai Diduga Kuat Menyalahi Aturan atas Pengadaan Obat Senilai Rp6.4 Miliar
Irjen Arman Achdiat Jabat Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Jadi Kabaharkam