Tembilahan (www.detikriau.wordpress.com) – Untuk mengantisipasi residu pengolahan kelapa sawit. Pabrik Keritang Sawit (PKS) kini sedang merampungkan kolam-kolam pengelolaan limbah, Sebelum dibuang, pada kolam ke 12, perusahaan melepas ikan untuk memastikan limbah itu tidak lagi berbahaya bagi lingkungan. Saat ini pembangunan sudah diatas 80 persen.
“Untuk menghindari kejadian serupa kedepannya, perusahaan kini sedang merampungkan kolam-kolam pengolahan limbah. Total kolam sebanyak 12 buah dan sekarang pekerjaan sudah lebih 80 persen,”Ujar Deny memberikan penjelasan saat dikomfirasi melalui sambungan telepon selularnya, Kamis (29/12/2011).
Terkait permasalahan ini, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir, Ir. Tengku Edy ketika dikomfirmasi membenarkan bahwa bahwa BLH sudah memintakan pihak perusahaan untuk memperbaiki sitem IPAL mereka agar kedepan tidak lagi terjadi kejadian serupa yang dapat merugikan masyarakat.”Beberapa waktu lalu kita sudah kirimkan sample limbah pabrik mereka ke Pekanbaru, hanya saja sampai hari ini kita belum terima apa hasilnya. Kalau memang nantinya baku mutunya masih melebihi ketentuan maka kita akan paksa perusahaan untuk kembali memperbaiki. Kita lihatlah dalam beberapa hari ini,” Ujar Tengku Edy memberikan komfirmasi. (fsl)



BERITA TERHANGAT
Tim Volli PT Agrinas Palma Nusantara Melalui Mitra PT CMBR Melaju ke Semi Final Turnamen Bola Volly Karang Taruna Cup 1 Desa Bayas Jaya
Semangat Jum’at Berkah di Tembilahan! Kajari Inhil Bersama Anggota DPR RI dan DPRD Riau Gandeng Tangan Tebar Kebaikan
Mengukir Generasi Emas dari Sudut Pasar Tembilahan!Kisah Inspiratif Berdirinya PAUD Adhyaksa yang Digagas Kajari Inhil