8 Pelaku Peyeludupan Rokok Ilegal yang Dibebaskan, Bea Cukai Tembilahan Bungkam - Arbindonesia
Juli 16, 2020

8 Pelaku Peyeludupan Rokok Ilegal yang Dibebaskan, Bea Cukai Tembilahan Bungkam

Bagikan..

Foto cakaplah.com

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Tindak Lanjut perkara pelimpahahan 50.400 bungkus rokok ilegal bersama 8 orang pelaku dari Polres Inhu kepada Bea dan Cukai Tembilahan masih menjadi misteri.

Karena hingga saat ini pihak Bea dan Cukai Tembilahan masih bungkam saat diwawancarai awak media, Rabu (15/7/20) kemarin.

Dimana 8 orang pelaku bersama barang bukti tersebut ditangkap pihak kepolisian pada bulan November 2019 lalu. Sejak saat itu pula Polres Inhu melimpahkan perkara ke Bea dan Cukai Tembilahan.

Namun baru beberapa hari dilakukan penyelidikan para pelaku yang merugikan negara ini dibebaskan pihak Bea dan Cukai Tembilahan dengan dalih bahwa dalam proses lidik pihaknya tidak punya kewenangan menahan orang.

Dari hal tersebut 8 orang tersangka dibebaskan Karena belum masuk tahapan penyelidikan sehingga tersangka tidak bisa ditahan.

“Yang pasti saat ini identitas dan segala macam sudah kami pegang, dan begitu masuk proses sidik, orangnya bisa langsung kami ambil,” kata Ari Wibawa dalam berita yang telah dimuat arbindonesia.com ketika menggelar acara Coffee Morning bersama awak media pada Rabu 5 Februari 2020 lalu.

“Saya pastikan kasus ini masih terus berjalan, tidak ada istilah tidak dikerjakan atau 86,” janjinya kala itu.

Bea dan Cukai Tembilahan menggelar Coffee Morning bersama awak media pada Rabu 5 Februari 2020 lalu, doc. Arbindonesia.com

Atas hal tersebut, saat diwawancarai oleh wartawan mengenai perkembangan kasus yang menjadi perbincangan hangat di tengah publik saat ini, sayangnya, Ari Wibawa Yusuf hanya memberikan keterengan bahwa nanti dirinya akan mencari informasi terkini kepada tim teknis yang menangani kasus tersebut.

“Nanti akan kita minta update nya dari teman-teman unit teknis yang menangani perkara ini,” katanya saat diwawancarai, Senin (13/7/2020).

Selain itu, Ketika ditanyai bahwa perkara ini bisa ditakatan belum ada perkembangan dari dulu hingga saat ini?. Lagi-lagi Ari Wibawa hanya menjawab hal yang serupa.

“Nanti akan kita update perkembangannya,” katanya lagi.

Berselang dua hari, hal serupa juga sempat ditanyai oleh rekan pers dalam press conference penangkapan 1.609 karton rokok ilegal di Kantor KPPBC Tembilahan, Rabu (15/7/2020) siang.

Tak jauh beda, Ari Wibawa kembali menjawab dengan hal yang serupa.

“Kami akan fokus kepenanganan yang ini dulu, untuk hal itu nanti akan saya tanyakan kepada teman-teman unit teknis mengenai update nya,” tuturnya.

press conference penangkapan 1.609 karton rokok ilegal di Kantor KPPBC Tembilahan, Rabu (15/7/2020) siang. Foto Arbindonesia.com

Untuk diketahui, dalam perkara tersebut
selain ribuan bungkus rokok illegal merek Luffman dan H Mild yang berhasil diamankan kala itu, tim Buser Narasinga Polres Inhu juga mengamankan 8 tersangka baik sebagai pemilik rokok maupun sopir kendaraan pengangkut rokok illegal dan 5 unit kendaraan roda empat. (Arb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *