TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejak 3 bulan terakhir, pemain Persatuan Sepak Bola Indragiri Hilir (Persih) mengaku belum menerima pembayaran honor.
Menurut Kapten tim Persih, Firman Usman dengan belum dibayarkannya honor ini, sebanyak 23 rekannya pasti akan sangat kerepotan karena uang tersebut sangat dibutuhkan untuk memenuhi kehidupan dirinya dan keluarga.
“Kami ingin mengadukan hal ini kepada Bupati. Karena sudah 3 bulan gaji kami tak dibayarkan oleh managemen Persih,”keluh Firman, kepada awak media dilokasi parkiran gedung Kantor Bupati Inhil.
Selama ini dikatakan Firman, ia sudah beberapa kali mencoba untuk menelpon dan mengirim pesan singkat kepada manager Persih (Junaidi), tapi menurutnya tak pernah direspon.
Kedatangan mereka ke kantor Bupati hanya sempat ditemui oleh Wakil Bupati, H Rosman malomo dan mantan manajer perish A Rasyid. Setelah dilakukan negosiasi, pemain bersedia untuk mengurungkan iatnya menemui Bupati dengan catatan Pemkab Inhil harus memfasilitasi upaya penyelesaian persoalan ini.
Manager Persih Tembilahan, Junaidi saat dikomfirmasi melalui sambungan selulernya, mengaku komit untuk membayarkan segala hak-hak pemain. Persoalan saat ini, disebabkan belum diterimanya bantuan keuangan dari donatur.
“Masalahnya tidak banyak, donatur kita memberikan bantuan secara bertahap. Dengan demikian pembayaran gaji tentu secara bertahap pula. Kita minta para pemain untuk bersabar,” jawab Junaidi.
Persoalan lainya, lanjut Junaidi saat ini bantuan dari PSSI hanya sejumlah Rp 100 juta selama satu tahun. berbeda dengan bantuan pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp 400 juta per satu musim. (dro/*1)



BERITA TERHANGAT
Coffee Morning Bersama Insan Pers, Kapolres Inhil Sosialisasikan Program Perlinsos Digital
Relokasi 1.153 Pedagang Pasar Yos Sudarso Tembilahan, Pemda Inhil Pastikan Seluruhnya Dapat Tempat
Mengurai Benang Kusut Tapal Batas, Konflik Desa Pungkat dan Belantak Raya Butuh Ketegasan Pemkab Inhil