TEMBILAHAN (detikriau.org) – Elis (7), sedang butuh uluran tangan. Bagaimana tidak, bocah asal Desa Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Merah ini sedang menderita gejala kanker mata sejak usia 2 tahun.
Ditambah lagi, putri dari pasangan Samsul Bahri dan Nurhayati ini dari keluarga kurang mampu. Dimana, keseharian ayah Elis hanya sebagai nelayan dan sedangkan ibundanya hanya seorang IRT.
Kini, kondisi penyakitnya yang dideritanya tersebut tampak menonjol kedepan dan warna kemerahan tepat pada bola mata sebelah kiri. Anak malang ini hanya sekali dibawa berobat ke salah satu pelayanan kesehatan di Pekanbaru. Setelah itu, Elis hanya diobati dengan cara tradisional.
Untuk sementara ini, keluarga Elis baru mendapatkan bantuan dari pihak kepolisian. Yang mana, jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan sumbangan mulai dari para Perwira, Brigadir hingga ASN di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Jum’at (3/2/2017).
Pagi itu, sumbangan suka rela terkumpul sebesar Rp 1.189.000. “Nantinya, uang itu akan disatukan dengan sumbangan dari personel Polsek-Polsek jajaran Polres Inhil, selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga Elis,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung.
Bahkan, ia mengaku telah berkunjung ke kediaman Elis. Terkait hal tersebut, ia berharap dapat menggugah pihak terkait lainnya untuk mencarikan jalan bagaimana supaya bisa sembuh.
“Saya akan meneruskan informasi tentang Elis ini kepada instansi terkait dan berharap sumbangan yang terkumpul dari Personel Polres Inhil dapat sedikit membantu biaya pengobatan Elis,” imbuhnya.
Sementara itu, Inisiator Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) Provinsi Riau, Maryanto mengapresiasi atas kepedulian pihak kepolisian terhadap kondisi Elis.
Disamping itu, KOMPAK juga menggugah empati dermawan dan membuka pengumpulan sumbangan melalui nomor rekening 017501019521501 Bank BRI Tembilahan atas nama MARYANTO.
“Kami membuka jalan kepada para dermanan untuk memberikan bantuan, upaya para dermawan nantinya akan kita umumkan,” tandasnya./mirwan



BERITA TERHANGAT
Batal di 2025! Inhil Kembali Jadi Target Pembangunan Pabrik Hilirisasi Kelapa 2027, Begini Kata Anggota DPR RI Yulisman
Diduga Picu Kebocoran PAD Ratusan Juta, Bapenda Inhil Kejar Tunggakan Pajak Listrik PT THIP dan PT BSS
PAD Inhil Bocor, PT BSS Diduga Tak Bayar Pajak Listrik Sejak Februari 2022-2025