Los Pasar TPS di Tembilahan, Difungsikan atau akan jadi 'Besi Tua' - Arbindonesia
Februari 27, 2021

Los Pasar TPS di Tembilahan, Difungsikan atau akan jadi 'Besi Tua'

Bagikan..

Los pasar TPS di jalan Yosudarso, Tembilahan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Mengenai bangunan los pasar Tempat Penampungan Sementara (TPS) di jalan Yosudarso Tembilahan yang sampai saat ini belum difungsikan.

Pantauan ARB INdonesia, 3 buah bangunan pasar TPS yang dirakit melalui rangka besi jaringan itu dinilai hanya akan menjadi bangunan ‘besi tua’ jika tidak segera dimanfaatkan peruntukannya.

Bangunan itu diketahui peruntukannya sebagai wadah sementara bagi pedagang yang berjualan di pasar terapung Tembilahan.

Mengingat bangunan pasar terapung yang sempat menjadi ikon Kabupaten Inhil itu kini sudah sangat ‘kronis’ kondisinya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtrin) harus segera memfungsikan los pasar tersebut.

Kepala Disdagtrin Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dhoan Dwi Anggara saat dijumpai awak media baru-baru ini diruang kerjanya mengakui bahwa ada kendala teknis dilapangan yang membuat los pasar TPS yang dibangun melalui dana CSR Bank Riau Kepri dan Sambu Group tersebut belum difungsikan hingga saat ini.

“Ada belasan meja permanen yang dibangun oleh pedang pada sisi blok-blok TPS tersebut. Lokasi itu seharusnya untuk orang bongkar muat, tetapi dibangun meja permanen oleh pedagang untuk berjualan. Hal itu yang menjadi kendala sehingga TPS belum difungsikan,” ungkap Dhoan kepada arbindonesia.com.

Akan tetapi kata Dhoan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan hal tersebut (meja permanen), agar los pasar bisa segera difungsikan sesuai dengan peruntukannya.

“Secara aturannya membuat meja permanen dilokasi itu salah. Mungkin kita akan melakukan Yustisi untuk menertibkannya, tetapi sebelum itu pendekatan dulu yang kita lakukan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa difungsikan, setelah penertiban dilakukan,” tutur Dhoan Dwi Anggara.

“Insya Allah akan disegerakan,” kata Dhoan saat ditanyai target paling lambat pelaksanaannya.

(Arbain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *