ARB INdonesia, Rokan Hulu – Pasca kisruhnya pesta demokrasi di salah satu kampus swasta di Rokan Hulu, Ketua Timses 01 Paslon Raihan-Rudi, Bastian Sitompul, menjadi korban penganiayaan oleh oknum yang diduga sebagai pemuda bayaran. Bastian mengalami luka berat di kepala bagian belakang dan mengalirkan darah segar.
Menurut laporan, kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu malam, 25 Juni 2025, sekitar pukul 20.51 WIB, saat Bastian sedang menjelaskan terkait legowo-nya Tim 01 terhadap ditundanya penghitungan suara di TPS 6. Namun, dirinya diserang bertubi-tubi oleh calon dari tim sebelah.
Bastian Sitompul melaporkan kejadian tersebut ke Polres Rohul dan menyerahkan bukti video.
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si, menyatakan saat ini Polres Rokan Hulu tengah menggalakkan pemberantasan premanisme di wilayah hukum Polres Rokan Hulu dan akan menangkap pelaku yang membuat kericuhan.
Pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Pasal 355 tentang penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu. Tim 01 percaya sepenuhnya kepada Kapolres Rohul dan meminta secepatnya menangkap pelaku penganiayaan tersebut.
“Kami tidak terima!!! Tangkap perusuh bayaran yang di duga di skemakan oleh oknum-oknum perusuh, dan adili seadil-adilnya,” kecam Bastian Sitompul, Ketua Tim Sukses 01 Koalisi Bersaudara.
( Kri )



BERITA TERHANGAT
Abrasi Hantam Tanah Merah Inhil, 6 Rumah Amblas ke Sungai dan Kerugian Capai Rp900 Juta
Ternyata Begini Sebab Terjadinya Kecelakaan Ambulans dan Truk di Tol Permai Pekanbaru
Los Pasar Selodang Kelapa yang Tak Mampu Bertahan Menghadapi Kobaran Api