ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kuasa Hukum korban atas dugaan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Guntung pada 31 Oktober lalu meminta kepada Polsek Kecamatan Kateman untuk melakukan gelar perkara khusus atas peristiwa itu.
Mengenai kasus tersebut, melalui kuasa hukum Yudhia Perdana Sikumbang dan rekannya Hendri Irawan menyampaikan bahwa korban yang bernama Rusli dan anaknya Sofia Nabila (11 th) dalam beberapa minggu ini dibawa berobat kebatam karena kondisi kedua korban yang sangat memprihatinkan.
“Keluarga korban menyerahkan kepada kami selaku kuasa hukum korban untuk menjemput keadilan, agar pelaku dihukum seberat beratnya,” imbuh Yudhia Perdana Sikumbang, Senin (18/11/2019).
- Camat Tembilahan Tegaskan Larangan Mendirikan Banguan di Atas Parit
- Jangankan Bandar, Kurir Sabu Pun Ditangkap: Tak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan Narkoba
- Harga Minyak Kita Capai Rp20.000 per Liter, Disperindag Pekanbaru Akan Lakukan Hal ini
- Pemprov Riau Sediakan Beasiswa untuk 3.644 Penerima
- Polsek Concong Kawal Program Jagung Monokultur untuk Ketahanan Pangan
Selaku kuasa hukum korban, dalam waktu dekat kita akan membuat permohonan kepada Polsek Kateman untuk melakukan gelar perkara khusus. Permohonan ini kami lakukan supaya pihak keluarga bisa mengetahui dan agar perkara ini menjadi terang benderang.
“Disisi lain agar memantapkan unsur-unsur pasal yang akan dituduhkan dan disangkakan kepada tersangka,” ujarnya.
Selain konsen terhadap pemulihan korban, Yudhia Perdana Sikumbang dan rekannya Hendri Irawan juga akan mencoba menyurati Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan instansi terkait yang ada di Inhil.
” Untuk dapat memberikan bantuan pemulihan khusus kepada korban
Sofia Nabila (11 th), karena kami melihat kondisinya sangat memperihatinkan,” tuturnya.
Untuk diketahui, peristiwa Curas tersebut terjadi Guntung sekira pukul 05.00 Wib Tepatnya dijalan Lingkar 1 Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil pada 31 Oktober 2019 lalu. (Arb)


BERITA TERHANGAT
Jangankan Bandar, Kurir Sabu Pun Ditangkap: Tak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan Narkoba
Operasi Senyap Polda Riau, Sindikat Arang Mangrove 100 Ton Digulung di Meranti
Jejak Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Tempuling