ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir turut mendalami tragedi memilukan bayi putus kepala saat proses persalinan di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan.
Hal tersebut ditegaskan Samino yang merupakan Ketua Komisi IV DPRD Inhil saat diwawancarai wartawan melalui telepon selulernya.
“Kasusnya masih kita pelajari. Kita melakukan konfirmasi juga ke Dinas Kesehatan dan Puskesmas Gajah Mada Tembilahan seperti apa kejadian yang sebenarnya,” ucap Politisi Partai PDIP , Kamis (1/9/2022).
Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV Muammar. Politisi asal PKB Inhil menjelaskan masih menunggu konfirmasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil.
“Kami masih mempelajarinnya. Masih menunggu konfirmasi dari dinas kesehatan,” jawab Muammar.
Untuk diketahui, Bayi pasangan Khaidir dan Nova mengalami putus kepala saat proses persalinan di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Jumat lalu.
Saat ini viral dimedia sosial karena pihak Puskesmas dan Dinas memilih bungkam. (tim)



BERITA TERHANGAT
Terancam Gagal Target, Pengelolaan Program Rehabilitasi Mangrove di Desa Tanjung Pasir Diduga Bermasalah
Hadi Irawan Tak Terselamatkan, Isu Minim Penanganan Medis di Lapas Tembilahan Dibantah
Jadi Percontohan! Desa se-Kecamatan Pulau Burung Sepakat Tuntaskan Pembuatan Tapal Batas