Kolaborasi Jubir Kepresidenan RI dengan Praktisi Amerika dan Akademisi Malaysia di Webinar Kovid Psikologi - Arbindonesia
Agustus 30, 2020

Kolaborasi Jubir Kepresidenan RI dengan Praktisi Amerika dan Akademisi Malaysia di Webinar Kovid Psikologi

arsip 451
Bagikan..

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Setelah sukses melaksanakan 16 kali webinar nasional dengan tema-tema seputar covid 19 dan psikologi, komunitas virtual dengan psikologi (Kovid Psikologi) juga menggelar seminar internasional dengan mendatangkan narasumber dari tiga Negara yaitu Indonesia, Amerika dan Malaysia.

Masing-masing adalah Muhammad Fadjroel Rachman dari Indonesia yang merupakan Jubir Kepresidenan RI, Joan Rebmann Condon seorang psikolog dan praktisi dari Amerika Serikat serta Dr.Rer.Nat, Nurul seorang psikolog dan akademisi dari Malaysia. Yang bertindak sebagai Keynote Speaker pada seminar ini adalah Prof.Khairunnas Rajab yang merupakan dekan Fakultas Psikologi UIN Suska Riau.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 29 Agustus 2020 via zoom dan ditayangkan secara live melalui chanel youtube. Webinar kali ini bertemakan Freedom in Pandemic.

Menurut Cahaya Makbul selaku koordinator Kovid Psikologi, tema tentang kebebasan ini sengaja diangkatkan bersempena ulang tahun Republik Indonesia yang ke 75.

“Seperti biasanya, webinar yang ditaja oleh Kovid Psikologi selalu mengkolaborasikan keilmuan psikologi dengan keilmuan lainnya,”imbuhnya.

Kegiatan ini dipandu oleh Mangisi Erlinda, mahasiswi magister Psikologi UIN Suska Riau selaku moderator.

Dalam pemaparannya Prof.Khairunnas Rajab sebagai seorang Psikoterapis Islam menjelaskan bahwa masa pandemi harus dihadapi dengan kekuatan fisik, mental dan spiritual.

“Dalam Islam, ritual wudhu dan membersihkan anggota tubuh menjadi salah satu cara dalam menjaga kebersihan fisik,” paparnya.

“Stabilitas mental dan spiritual juga dibutuhkan untuk meningkatkan immunitas tubuh dalam menghadapi efek Covid-19,” kata Prof Khairunnas Rajab.

Selanjutnya, Joan Rebmann Condon menjelaskan tentang Capacitar Internasional, sebuah lembaga yang memberikan pelatihan kepada grassroot dan pemimpin masyarakat.

Pelatihan tentang trauma healing dan bagaimana tubuh merespons kecemasan dan kekuatiran secara holistik.

“Kesehatan tubuh, pikiran dan spiritual adalah hal yang harus dijaga secara bersamaan karena semuanya saling terkait. Khususnya dalam menghadapi kecemasan dan ketakutan selama masa pandemi,” paparnya.

Selain iti Joan juga membagikan beberapa tehnik Capacitar seperti tehnik pernafasan, self-center, finger hold dan titik akupuntur untuk meningkatkan immunitas tubuh.

Sementara, Dr. Nurul menerangkan tentang tantangan dalam pekerjaan selama masa pandemi.

Yang paling utama adalah kondisi para pekerja di atas produksi. Tantangan yang dihadapi para pekerja semakin beragam di masa bekerja dari rumah.

“Konflik antara pekerjaan dan kesibukan rumah tangga, bagaimana mengatur semangat kerja dan produktivitas serta stress akibat masa karantina yang berkepanjangan adalah persoalan yang banyak muncul di masa pandemi ini,” paparnya.

Di sisi lain, Jubir Kepresidenan RI, Bung Fadroel menjelaskan bahwa Peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke 75 pada tahun ini harus di rayakan secara berbeda.

Namun Presiden RI tetap menjalankan visinya yang menginginkan Indonesia menjadi negara yang maju.

“Tahun ini Indonesia masuk kategori middle class income country, dan diharapkan dalam 25 tahun kedepan Indonesia menjadi salah satu negara dengan penghasilan kapita terbesar,” tutur Bung Fadroel

Dalam menyikapi Covid-19, pemerintah telah mempersiapkan banyak dana baik dalam bidang pengobatan, penyuluhan kesehatan dan pembelian/pembuatan vaksin Covid- 19, ungkap Bung Fadroel.

“Vaksin menjadi salah satu prioritas presiden untuk segera mengakhiri pandemi Covid-19. Hal ini terus dilakukan dengan menugaskan menteri BUMN dan menteri luar negeri untuk terus menjalin kerjasama dengan negara-negara yang akan memproduksi vaksin Covid-19 ini,” tutup Jubir Kepresidenan RI.

(Kovid Psikologi/arb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *