TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Setiap akhir pekan, Kelompok Ibu-ibu yang dinamakan Komunitas Emak Sehat (KES)Tembilahan melaksanakan senam Osteoporosis. Senam yang dimulai sejak pukul 07.00 Wib ini dilaksanakan di sebahagian jalan depan Kantor Camat Tembilahan.
Persis seperti binaragawan, para lansia itu beraksi menggerakkan barbel dengan kedua tangannya. Dari posisi duduk hingga kemudian berdiri. Terakhir mereka berbaring di atas matras empuk. Disanalah mereka kembali menggerakkan kaki, tangan, punggung dan seluruh badan lainnya. Senam berlangsung sekitar satu jam. Senam yang dilakukan para lansia ini bukanlah senam biasa, melainkan senam khusus penderita pengeroposan tulang yang disebut juga senam osteoporosis.
Menurut salah satu anggota Komunitas Emak Sehat Tembilahan, Rini, dulu ia menderita sakit ngilu, pegal, jalan juga pakai tongkat, setelah berkonsultasi ke dokter ahli osteoporosis, kepadanya disarankan mengikuti senam. “Sekarang saya sudah berada pada tingkat osteopeni dan sudah tidak pakai tongkat lagi,” ucapnya.
Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Dr Iriyanto, latihan jasmani ini karena sebenarnya tulang itu hidup. “Misalnya kita melatih penguatan otot tangan dengan angkat barbel, maka gerakan yang kita lakukan akan memompa otot untuk mengaktifasi osteoblast. Nah, osteoblast adalah sel di dalam tulang yang akan membentuk tulang, sehingga tulang lebih padat,” jelas Iriyanto, Kamis (12/7), di Tembilahan.
Kaum Hawa, ditambahkan Irianto memang paling berisiko terkena osteoporosis. Hal ini dikarenakan kaum wanita mengalami menopause yang menyebabkan hormon estrogen menurun atau malah tak diproduksi lagi. Tidak ada estrogen, berarti tak ada hormon yang membantu memperkuat tulang. Selain perempuan, yang juga berisiko adalah yang punya penyakit bawaan. “Termasuk mereka yang punya riwayat genetik keluarga penderita osteoporosis”. Pungkas Irianto. (Am)



BERITA TERHANGAT
Dugaan Permainan Gelap PT Oscar Investama dan Ketua Koperasi, Skema Bagi Hasil Dirubah Sepihak
Bantah Terima Keuntungan, Bos Maskur ‘Lepas Tangan’ Soal Pembiayaan Doorprize Motor Bupati Cup
Harga Kelapa Anjlok, Pemerintah Pusat Akan Siapkan Regulasi Tata Niaga di Indragiri Hilir