Kerjasama Antar Cabang, HMI Sukses Selenggarakan Diskusi Nasional - Arbindonesia
September 19, 2021

Kerjasama Antar Cabang, HMI Sukses Selenggarakan Diskusi Nasional

IMG-20210918-WA0089
Bagikan..

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – HMI MPO Cabang Medan yang diketuai Rizki Rahayu Fitri, Cabang Kuantan Singingi yang diketuai Dwi Rosita dan Cabang Tulang Bawang diketuai Nova berhasil menyelenggarakan kegiatan diskusi nasional secara virtual, dengan membawakan Tema: Feminisme dalam Perspektif Konstitusi.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama antar cabang, yang berbeda provinsi mulai Sumatera Utara, Riau dan Lampung, tentu menjadi sebuah keberhasilan menjalin kerjasama dengan mengandalkan platform online, tidak perlu lelah untuk mengunjungi masing-masing cabang, cukup dengan komunikasi, sembari memanfaatkan tekhnology di era 5.0.

Ketiga cabang penyelenggara ini, mengundang pemateri yang sudah cukup terkenal di kancah nasional dan daerah sesuai dengan bidang masing-masing, seperti Dr. Misharti, S.Ag. M.Si selaku senator DPD RI dari Riau dan perwakilan politik perempuan, sesuai dengan tema yang diangkat pada hari ini. Tak kalah eksisnya juga, Dr. Eka NAM Sihombing selaku Perancang Peraturan Daerah di Kanwil Kemenkumham SUMUT juga berprofesi sebagai dosen Ilmu Perundang-Undangan di tiga Universitas ternama di Kota Medan baik negeri maupun swasta.

Dr. Misharti, memaparkan mengenai feminisme dari segi praktik dalam keterwakilan perempuan untuk masuk kedalam parlemen, ia katakan perempuan juga punya hak untuk menuju kesana, tak hanya laki-laki. Sebab kesetaraan sudah diatur di pasal 27 UUD NRI 1945, atau dalam bahasa hukum disebut dengan equality before the law.

Selanjutnya Dr. Eka juga menyampaikan bahwa feminisme bukanlah soal gender aja, tapi soal kebebasan mereka dalam mengedepankan posisi. Sebab feminisme terbagi dari beberapa bagian, ada Feminisme Liberal, Radikal, Marxis-Sosialis, Psikoanalis Gender, Eksistensialis, Pasca-Modern, Multikultural dan Global serta  Ekofeminisme.

Jadi feminisme bukan selalu tentang kesetaraan gender, melainkan bentuk kebebasan dari mereka untuk mengekspresikan paham dari penganut feminis.

Selain tema ini juga ditajakan oleh ketiga cabang seperti yang disebutkan di atas, bahwa pimpinan cabang ini masing-masing diketuai oleh perempuan, sebab issue ini krusial dikalangan organisasi mahasiswa maupun pemerintahan.

Harapannya dari kegiatan ini, kita sama-sama bisa memahami sebenarnya apa itu feminisme, faktanya banyak menyatakan feminisme hanya kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan. Setelah kita cermati ternyata berbeda tujuan karena feminisme terbagi dari beberapa aliran.

Kerjasama antar cabang ini juga tidak berhenti sampai disini saja, namun akan berlanjut di kegiatan lainnya, terutama dalam menyelenggarakan kajian dan webinar serta perkaderan jaringan. Manfaat yang kita dapatkanpun jelas yaitu ilmu dan rekan baru yang kita peroleh. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *