TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh perusahaan dan Masyarakat Peduli Api yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir diminta untuk lebih meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaannya dalam upaya mengantisipasi serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing.
“Kita pinta pihak perusahaan dan Masyarakat Peduli Api (MPA) stand by di lapangan. Selain itu, Camat beserta Lurah dan Kades juga harus siaga,” tutur Thaher, kemarin.
Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) nyatakan bahwa Indonesia dilanda musim kemarau yang cukup panjang. Kondisi ini akan rawan terjadinya karhutla yang berdampak timbulnya kabut asap.
Oleh karenanya ia mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama petani agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Pasalnya, hal itu dapat menimbulkan dampak yang cukup besar nantinya, seperti munculnya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan tubuh. Apalagi juga ada sanksi hukum yang mengatur tentang pembakaran hutan atau lahan meskipun yang dibakar adalah milik pribadi. (dro)



BERITA TERHANGAT
Tangan Pemerintah Hadir Ditengah Duka, Bupati Inhil Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tembilahan Hilir
HUT ke-80, BNI Tembilahan Mantapkan Transformasi Ekonomi dan Digital di Inhil
Bupati Herman: MPLS Harus Bebas dari Perundungan dan Kekerasan