TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan undangan peringatan Isra’ Mi’raj 1437 H di Mesjid Al-Huda jalan jendral sudirman Tembilahan terpaksa berdiri di halaman. Pasalnya, kapasitas masjid terbesar di Inhil ini tak mampu lagi menampung kehadiran ribuan jamaah, Selasa (3/5/2016) malam.
Pantauan awak media, ruang bagian dalam mesjid terisi penuh sekitar pukul 20.00 WIB, setelah itu para undangan yang tiba belakangan terpaksa harus rela berdiri hingga meluber ke halaman mesjid.
“Tak bisa lagi masuk, penuh,” kata salah seorang undangan, Apul.
Senada, Udi, undangan lainnya juga menyatakan hal serupa. Namun menurutnya suasana ini tidak seperti kegiatan-kegiatan keagamaan sebelumnya.
“Seharusnya panitia memperhitungkan jumlah undangan yang hadir, jikapun tahu jumlah melimpah seperti ini, minimal ada karpet di luar,” sarannya.
Sekedar diketahui, peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini PHBI Mesjid Al-Huda Tembilahan menghadirkan penceramah dari Jakarta ustaz Wijayanto.
Kegiatan malam itu juga tampak dihadiri pejabat-pejabat di Inhil dan unsur Forkopimda./ Mirwan



BERITA TERHANGAT
Ketika Hukum Menemukan Hatinya di Kejari Inhil, Tersangka dan Korban Berpelukan Hapus Segala Luka
Masyarakat Khawatir Proyek Jalan Ruas Sanglar-Kotabaru Kembali Mangkrak, Ini Tanggapan Pemerintah Daerah
Pusaran Konflik Pengajuan HGU!Ancaman Kehilangan Hak Tanah Warga di Balik Kemitraan PT Oscar Investama yang Tak Memiliki Lahan Inti