Tembilahan (detikriau.org) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diseprindag) Inhil, H Fahrolrozy membantah beredarnya isu bahwa pelaksanaan pameraan batu akik tajaan Disperindag didanai melalui APBD Inhil. Pendanaan kegiatan ini menurutnya didapatkan dari sponsor pihak BUMN dan Swasta.
“Sama sekali tidak benar, kegiatan itu didanai oleh sponsor dari BUMN dan Swasta. Bahkan pesertanya aja hanya diminta berpartisipasi iuran pembayaran biaya listrik PLN dan PDAM. Yang lainnya gratis,” sampaikan Fahrolrozy melalui sambungan selularnya, kamis (2/4).
Menurut mantan kepala Dinas Perhubungan Inhil itu, pernyataan ini sangat perlu disampaikan agar tidak timbulnya persepsi yang salah ditengah masyarakat akibat beredarnya informasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Untuk sekedar mengingatkan, Disperindag Inhil berencana untuk menggelar kontes batu akik. Kegiatan ini akan mengundang asosiasi dan kolektor batu berharga ini dari kabupaten dan kota di Riau.
“Pameran tersebut kita rencanakan pada minggu pertama bulan April,” ungkap Kadisperindag Inhil, akhir bulan sebelumnya.
Meski Inhil belum memiliki asosiasi. Namun pada pameran batu akik yang akan digelar di Dayang Suri jalan Jendral Sudirman Tembilahan ini menurutnya akan mengundang seluruh pengrajin batu yang ada di Inhil.
Diterangkannya, Kota Tembilahan sendiri memiliki 31 pengrajin batu dan di Sungai Guntung Kecamatan terdata sekitar 40 pengrajin batu. (dro)



BERITA TERHANGAT
PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau Gelar Penyembelihan Hewan Qurban
Wujud Kebersamaan, PT Agrinas Palma Nusantara KSO PT. Tiga Raja Mas Laksanakan Qurban 2 Ekor Sapi
Benturan Kepentingan di Lahan Eks PT Agroraya Gematrans, Desa Lubuk Besar