Korban Penumpang Bus Sriwijaya. ©2019 Merdeka.com/Irwanto
ARB INdonesia, SUMSEL – Sebanyak 27 korban tewas dan 13 orang terluka pada kecelakaan bus Sriwijaya yang masuk kejurang di kawasan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Baca juga : 27 Korban Tewas Kecelakaan Bus Sriwijaya Di Pagar Alam, 2 Belum Teridentifikasi
Sebelum mengalami kecekalan, Perjalanan bus Sriwijaya berlangsung mulus hingga memasuki malam hari.
Ditengah perjalanan sekitar pukul 23.00 Wib, saat bus melintasi tikungan Lematang Indah KM 9 Kota Pagar Alam, saat itu mobil dalam kondisi kecepatan tinggi sehingga menabrak dinding pembantas jalan.
Hal itu yang membuat bus Sriwijaya yang mengangkut 50 orang penumpang tersebut masuk ke jurang.
Seperti yang dikutip dari Merdeka.com, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Supriadi menyampaikan, peristiwa itu berawal saat Bus Sriwijaya dengan Nomor Polisi BD 7031 AU berangkat dari Bengkulu Kota mengarah ke Palembang sekitar pukul 14.00 WIB.
“Kurang lebih membawa 50 orang penumpang,” tutur Supriadi saat dikonfirmasi, Selasa (24/12).
Perjalanan berlangsung mulus hingga masuk tengah malam sekitar pukul 23.00 WIB. Bus melintasi tikungan Lematang Indah KM 9 Kota Pagar Alam.
- LBH Sri Rakyat Tegaskan Komitmen Kawal Sengketa Agraria, Pendampingan Masyarakat Jadi Prioritas
- Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang
“Saat melintas, mobil dalam kondisi kecepatan tinggi dan menabrak dinding pembantas sehingga masuk ke jurang,” jelas dia.
Kedalaman jurang diperkirakan sekitar 150 meter. Bus pun terperosok hingga ke dasar aliran sungai lematang.
“Bus mengalami rusak berat,” Supriadi menandaskan.
Sumber merdeka.com
Editor Arbain



BERITA TERHANGAT
Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang
Teror Monyet Ganas di Tembilahan! 8 Warga Jadi Korban Gigitan, Tim Gabungan Sisir Lokasi
Abrasi Hantam Tanah Merah Inhil, 6 Rumah Amblas ke Sungai dan Kerugian Capai Rp900 Juta