
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Memasuki lebaran Idul Fitri tahun 1436 H, pelabuhan parit 21 Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dipadati oleh sejumlah pengunjung, baik dari Ibu Kota Kabupaten Inhil maupun dari daerah pedesaan.
Pantauan lapangan, Senin (20/7/2015) tampak masyarakat di Negeri ini menjadikan satu tradisi untuk mengunjungi pelabuhan parit 21 Tembilahan, layaknya sebagai salah satu tujuan wisata.
Bahkan, pelabuhan yang belum dioperasikan secara maksimal itu rutin dihampiri para pengunjung setiap tahunnya pada moment lebaran, Idul Fitri khususnya. Mulai usia anak-anak, remaja hingga dewasa. Dan terlihat juga dari sejumlah pengunjung itu ada yang datang bersama kerabatnya, ada juga yang datang satu keluarga.
Menurut salah satu pengunjung, Reno (24) yang mengaku warga seberang Tembilahan ini mengakatakan, sangat rugi jika dimoment Idul Fitri tidak mengunjungi pelabuhan tersebut, selain dijadikan tempat rekreasi, juga dianggapnya sebagai tempat wisata Inhil.
“Saya pun kurang tahu persis apakah tempat ini merupakan tempat wisata, yang jelas setiap Idul Fitri kita selalu sempatkan ke sini, karena di Idul Fitri pelabuhan ini ramai,” ujarnya.
Senada dikatakan salah satu pedagang setempat, dagangannya akan laris manis pada beberapa moment, salah satu diantaranya adalah awal bulan Syawal yakni Idul Fitri. (mirwan)



BERITA TERHANGAT
Pusaran Konflik Pengajuan HGU!Ancaman Kehilangan Hak Tanah Warga di Balik Kemitraan PT Oscar Investama yang Tak Memiliki Lahan Inti
M. Ridwan dan Nurhayati Resmi Pimpin PC PMII dan KOPRI Inhil Periode 2026–2027
Upaya Gigih Berbuah Manis! Dulu Sibuk Jemput Bola ke Pusat, Kini Sibuk Tinjau Progres Revitalisasi