Ilustrasi orang tenggelam. ©2015 Medicalnewstoday.com
ARB INdonesia, TAPTENG – Seorang pemancing di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut tewas setelah terseret pasang laut. Tubuhnya ditemukan setelah tiga hari pencarian.
Pemancing yang tewas diketahui bernama Johar Tambunan (47), warga Desa Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah. Dia dilaporkan hilang saat memancing di pinggiran pantai perairan Muara Nibung, Tapteng, Minggu (22/12) sekitar pukul 16.00 WIB.
Rekan-rekannya mengatakan pria itu teseret arus pasang lalu hilang. Mereka sempat mencarinya bersama warga dan aparat setempat. Namun upaya mereka tidak membuahkan hasil.
“Mereka kemudian menghubungi petugas siaga Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Sibolga, sekitar pukul 21.00 WIB,” ucap Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus, Selasa (24/12).
- LBH Sri Rakyat Tegaskan Komitmen Kawal Sengketa Agraria, Pendampingan Masyarakat Jadi Prioritas
- Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang
- Harga Kelapa di Inhil Seperti Gizi Buruk, Pemerintah Pusat Tolong Buka Mata dan Telinga
- Di Balik Bisikan Pelepah Kelapa Inhil: Asa Baru Petani di Tangan Bupati Herman dan Kementan
- Teror Monyet Ganas di Tembilahan! 8 Warga Jadi Korban Gigitan, Tim Gabungan Sisir Lokasi
Tim SAR gabungan dari Pos SAR Sibolga, Polair Sibolga, Baharkam Mabes Polri, BPBD Tapteng dan masyarakat, pun terjun ke lokasi. Pencarian baru membuahkan hasil pada hari ketiga, Selasa (24/12).
Jasad Johar ditemukan di dekat Pulau Sitikus, sekitar 10 mil dari lokasi awal dia terseret arus.
“Korban langsung dievakuasi menuju Pondok Batu dan segera diserahkan kepada pihak keluarga,” tutup Sariman.
Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/hilang-3-hari-terseret-air-pasang-pemancing-di-tapteng-ditemukan-tewas.html



BERITA TERHANGAT
Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang
Teror Monyet Ganas di Tembilahan! 8 Warga Jadi Korban Gigitan, Tim Gabungan Sisir Lokasi
Abrasi Hantam Tanah Merah Inhil, 6 Rumah Amblas ke Sungai dan Kerugian Capai Rp900 Juta