Tembilahan (detikriau.org) – Penyambutan perayaan Idul Adha di kota Tembilahan tahun ini akan terasa sangat berbeda. Biasanya, kedatangannya ditandai dengan semaraknya malam pawai takbiran. Hanya karena kabut asap, Hari Raya Kurban ini-pun akan sepi.
“Khususnya kota Tembilahan, kita tidak menggelar pawai takbir karena pertimbangan pekatnya kabut asap,” Sampaikan Kabag Kesra Setdakab Inhil, M Arifin. Rabu (23/9/2015)
Sebelumnya, Arifin mengaku sempat merancang wacana pelaksanaan pawai takbir Idul Adha 1436 H / 2015 M dengan semeriah mungkin. Namun karena kabut asap, wacana itupun terkesampingkan.
Pembatalan ini menurutnya karena Pemkab Inhil tidak mau memfasilitasi masyarakat menghirup udara tidak sehat. Apalagi jenis pawai yang dihadiri ribuan masyarakat yang pastinya juga akan menghirup udara berbahaya secara massal.
Namun peniadaan pawai takbir ini katanya hanya berlaku pada ibu kota Kabupaten Inhil saja. Untuk kecamatan lainnya diberi wewenang kepada Camat masing-masing. Sebab kondisi ketebalan asap selalu berbeda antar satu kecamatan dengan kecamatan lainnya di Inhil ini. (mirwan)



BERITA TERHANGAT
Pusaran Konflik Pengajuan HGU!Ancaman Kehilangan Hak Tanah Warga di Balik Kemitraan PT Oscar Investama yang Tak Memiliki Lahan Inti
M. Ridwan dan Nurhayati Resmi Pimpin PC PMII dan KOPRI Inhil Periode 2026–2027
Upaya Gigih Berbuah Manis! Dulu Sibuk Jemput Bola ke Pusat, Kini Sibuk Tinjau Progres Revitalisasi