TEMBILAHAN (detikriau.org) – Drainase di sepanjang Jalan Semampau Kecamatan Tembilahan sampai sekarang kondisinya sangat memprihatinkan. Air tak mengalir hingga mengeluarkan aroma tak sedap.
Bahkan bukan hanya sebatas mengeluarkan aroma menyengat namun juga mengenangi badan jalan, meskipun saat ini musim kemarau.
“Kalau musim hujan wajar saja air bisa mengenangi jalan, tetapi sekarang inikan jarang hujan namun air tetap tinggi. Berarti air dalam drainase itu tidak mengalir,” kata salah satu warga Tembilahan, Opik, Rabu (14/10/2015).
Warga setempat menurutnya merasa resah dengan kondisi drainase t ini. Bahkan jika musim hujan tiba, sepanjang badan jalan Semampau akan digenangi air comberan.
Pantauan lapangan, genangan air pekat berwarna hitam dan berbau menyengat ini memang terasa sangat menggangu. Jangankan warga setempat, pengguna jalan saja merasa risih dengan bau yang ditimbulkannya.
Aliran drainase yang tersumbat dan berbau ini juga semakin diperparah dengan berdirinya penampungan ayam potong tidak jauh dari lokasi. Aroma tidak sedap juga terasa semakin mengganggu. Harusnya pemerintah melalui instansi terkait mampu menertibkan tempat-tempat usaha yang dapat mengganggu kenyamanan lingkungan. (mirwan)



BERITA TERHANGAT
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil dan Pemkab Inhil Sambut Kedatangan Tim Wasev Mabesad di Tembilahan
Tim Volli PT Agrinas Palma Nusantara Melalui Mitra PT CMBR Melaju ke Semi Final Turnamen Bola Volly Karang Taruna Cup 1 Desa Bayas Jaya
Semangat Jum’at Berkah di Tembilahan! Kajari Inhil Bersama Anggota DPR RI dan DPRD Riau Gandeng Tangan Tebar Kebaikan