“Terkait Kelangkaan Gas Elpiji Tabung 3 Kg”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali mewacanakan untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terkait langkanya Gas Elpiji ukuran 3 Kilogram di Kabupaten Inhil.
Pernyataan tersebut langsung disampaikan Kepala Disperindag Kabupaten Inhil, H Fahrolrozy, melalui selularnya, Selasa (26/5/2015). Namun wacana Sidak kali ini menurutnya Disperindag tidak bekerja sendiri di lapangan, melainkan akan melibatkan pihak lain seperti pertamina.
“Dalam pekan ini juga kita rencanakan, kami telah mengirimkan surat kepada pertamina Pekanbaru dan pertamina Medan,” ungkapnya.
Selain meminta Sidak secara bersama, Disperindag juga meminta kepada pertamina untuk menambah kuota Gas Elpiji 3 Kilogram sebanyak 30 KK. Sebab, menurut mantan Kepala Dishubkominfo ini, Kabupaten Inhil kini sudah mulai rawan akan kelangkaan elpiji tabung melon tersebut.
Fahrolrozy nyatakan akan serius menangani persoalan Gas Elpiji 3 Kilogram di Negeri Sri Gemilang ini agar warga miskin khususnya di Kabupaten Inhil ini kedepan tidak kesulitan lagi mencari gas kebutuhan rumah tangga itu. (mirwan)



BERITA TERHANGAT
Pusaran Konflik Pengajuan HGU!Ancaman Kehilangan Hak Tanah Warga di Balik Kemitraan PT Oscar Investama yang Tak Memiliki Lahan Inti
M. Ridwan dan Nurhayati Resmi Pimpin PC PMII dan KOPRI Inhil Periode 2026–2027
Upaya Gigih Berbuah Manis! Dulu Sibuk Jemput Bola ke Pusat, Kini Sibuk Tinjau Progres Revitalisasi