Mei 18, 2024

Disdik Diminta Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Inhil

Bagikan..

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pergantian Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir beberapa waktu dari Drs Anuar Nawang kepada H Fauzar SE, tentunya sebagai upaya penyegaran dan perbaikan kinerja SKPD yang dimaksud. Harapan Kadis yang baru mampu membuat inovasi dan terobosan baru dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di Inhil.

Ungkapan itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV Mansun kepada detikriau.org ketika berbincang-bincang terkait pendidikan di Inhil belum lama ini. Dijelaskannya, untuk peningkatan kualitas pendidikan memang bukan perkara mudah, karena banyak aspek yang mesti diperhatikan. Dalam hearing yang pernah dilakukan beberapa waktu lalu, setidaknya ada 21 item yang harus diperhatikan untuk upaya kearah sana.

“Dalam hearing dengan Dinas Pendidikan Inhil saat itu, kesimpulan yang didapat ada 21 item yang harus kita tempuh untuk peningkatan kualitas pendidikan di Inhil. Kita berharap Disdik yang baru dapat menjalankan apa yang telah dihasilkan dalam hearing tersebut,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Salah satu dari kesepakat tersebut adalah perbaikan infrastruktur pendidikan. Hal ini tentunya dianggap sangat penting, karena ruangan belajar yang baik dan representatif tentu akan memudahkan proses belajar mengajar yang dilaksanakan.
Tidak bisa difungkiri, sejauh ini cukup banyak gedung sekolah di Inhil yang kondisinya cukup memprihatinkan. Kita berharap, dengan bantuan dana DAK yang diperoleh Inhil, sarana dan prsarana pendidikan yang rusak dapat segera diperbaiki demi kenyamanan aktivitas pembelajaran.

Selain itu tidak kalah pentingnya menurut Mansun, adalah peningkatan SDM guru itu sendiri. Sebab tantangan yang dihadapi dunia pendidikan dewasa ini semakin komplek. Guru, tentu dituntut untuk melakukan berbagai terobosan baru sehingga mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan.

Ditambahkannya, penyebaran tenaga pendidik juga diharapkan merata hingga sampai kepelosok pedesaan. Sebab selama ini ada kesenjangan tenaga pendidik antara di pedesaan, Kecamatan dan ibu kota Kabupaten.

“Kita berharap kepada Kadisdik untuk mengatur penempatan guru hingga ke daerah terpencil. Kalau memungkinkan dana insentif guru untuk didaerah terpencil bisa ditambah. Hingga para guru memiliki motivasi dan mau ditugaskan didaerah terpencil dan tidak hanya minta ditugaskan di Kabupaten dan Kecamatan,” katanya.

Selain itu sarana pendukung lainnya juga diminta untuk diperhatikan, seperti perpustakaan dan buku-buku penunjang lainnya. Kalau itu semua bisa kita lakukan, tentu boleh optimis pendidikan di Inhil akan berkembang kedepannya (Suf)