Tembilahan Hulu, detikriau.org – Digerus abrasi, satu unit rumah milik salim (40) berikut dua unit bangunan yang difungsikan sebagai gudang milik mulidi (50) dan Anto (55) di jalan Gerilya, Parit Enam Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir terjun ke aliran sungai Indragiri, minggu (3/6/2018) sekira pukul 14.10 Wib.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP A. Raymond Tarigan Girsang, S.Sos., menerangkan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
“Diduga longsornya tanah di kawasan tersebut akibat abrasi.” Sampaikan Kapolsek.
Pantauan lapangan detikriau.org, disepanjang kawasan bantaran sungai disekitar parit 6 kecamatan Tembilahan Hulu sudah cukup lama termasuk kawasan rawan longsor. Derasnya aliran sungai Indragiri selama bertahun-tahun menyebabkan daratan secara berangsur-angsur terus tergerus. Bahkan disebagaian tempat, daratan yang menjadi pemisah aliran sungai dan badan jalan hanya tersisa beberapa meter.
Tidak hanya disepanjang bantaran sungai di parit 6, kawasan bibir pantai mulai parit 8, dan parit 7 juga selalu menjadi langganan longsor./ Am



BERITA TERHANGAT
Semangat Jum’at Berkah di Tembilahan! Kajari Inhil Bersama Anggota DPR RI dan DPRD Riau Gandeng Tangan Tebar Kebaikan
Mengukir Generasi Emas dari Sudut Pasar Tembilahan!Kisah Inspiratif Berdirinya PAUD Adhyaksa yang Digagas Kajari Inhil
Menyongsong Era Baru PWI Inhil! Prasuyitno Resmi Maju Jadi Calon Ketua, Bawa Semangat Kolaborasi dan Energi Positif!