Cegah dan Penanggulangan Stanting, Dinkes Inhil Gelar Monitoring dan Evaluasi - Arbindonesia
November 16, 2021

Cegah dan Penanggulangan Stanting, Dinkes Inhil Gelar Monitoring dan Evaluasi

IMG_20211116_093812
Bagikan..

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR- Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar agenda monitoring dan evaluasi lintas program dan multi sektor dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Stanting, Selasa, (16/11/2021) di Aula Hotel Top 5 Tembilahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Indragiri Hilir yang diwakili oleh Staff Ahli Drs.H Masdar, MM Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Rajuli Kasubbag Perencanaan Dinkes Provinsi Riau, PLT Kadinkes Inhil diwakili Devi Natalia Kabid Kesehatan Masyarakat, Sekretaris Disdukcapil Inhil, Nursal dan unsur pimpinan OPD dilingkungan Kabupaten Inhil serta
Kepala Baznas Inhil, Yunus Hasbi dan juga Pimpinan RSUD PH Tembilahan, dan Kepala Pustu se-Inhil.

Dalam sambutan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, Pemerintah Daerah Inhil, Drs,.H.Masdar menyampaikan bahwa sebagai upaya mewujudkan daerah Inhil Zero Stunting.

“Dampak dari Stunting terhadap individual anak sangat berpengaruh pada pertumbuhan fisik dan perkembangan mental, Menyikapi hal itu Pemkab Inhil telah meluncurkan program percepatan penurunan stunting pada Agustus 2020 lalu yang dinamakan Gerakan Satu Hati (GHS),” papar Masdar.

Selain itu, Masdar juga menyampaikan bahwa Program GHS merupakan program ujung tombak pencegahan dan penanggulangan Stunting. Dibandingkan tahun sebelumnya, 2021 Pemkab Inhil berhasil menangani kasus Stunting diberbagai kecamatan melalui Dinkes Inhil dan 30 Puskesmas tersebar.

“Dengan Gerakan Satu Hati, Pemkab Inhil telah melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam pencegahan dan penanggulangan Stunting. Berdasarkan data dari Dinkes Inhil Februari 2020 yang lalu, Data Stunting tercatat sebanyak 2274 atau 5,69 persen dari total penduduk. Sedangkan Februari 2021 terjadi penurunan menjadi sebanyak 1266 atau 3,75 persen,” Jelas Masdar.

“Terimakasih kepada Kepala OPD, Camat, Kepala desa dan Instansi terkait banyak berkontribusi bersama Pemkab Inhil dalan menekan angka Stunting,” Ucap Masdar.

Saat acara selesai, Plt Kepala Dinas Budi N Pamungkas melalui Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) DINKES Inhil, Devi Natalia.,SKM.,MH mengucapkan terimakasih kepada seluruh sektoral terkait yang telah membantu upaya pencegahan Stunting.

“Terimakasih atas kerjasamanya, dimasa mendatang kepada seluruh Kapus dan Kapustu diharapkan lebih giat lagi dalam mengkampanyekan terkait pencegahan Stunting dengan cara sederhana di tempat masing-masing,” tukas Devi Natalia. (Adv/Galeri Foto/Arbain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *