TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Inhil canangkan pembangunan sumur bor disetiap pemukiman padat penduduk. Hal ini dinilai wajar sebagai langkah antisipasi karena seringnya kesulitan mendapatkan sumber air saat penanganan peristiwa kebakaran.
“Usulannya sudah kita ajukan kepada Sekda. Jika keinginan ini bisa terpenuhi tentunya akan mempermudah proses penanganan saat terjadinya peristiwa kebakaran,”Ujar Kepala BPBD Inhil Anwar Nawang belum lama ini.
Disamping kendala air, ditambahkan Mantan Kadisdik Inhil ini, sempitnya ruas jalan, ramainya masyarakat yang memadati lokasi kebakaran serta kondisi kebanyakan bahan bangunan perumahan rakyat berbahan kayu juga dinilai menjadi beberapa faktor penghambat penanganan dalam musibah kebakaran.
“dalam waktu dekat ini kita akan adakan rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait seperti Kepolisian, Dishub dan satpol PP untuk membicarakan terkait persoalan penanganan bencana kebakaran ini,” Tutup Anwar Nawang. (Am)



BERITA TERHANGAT
Abrasi Hantam Tanah Merah Inhil, 6 Rumah Amblas ke Sungai dan Kerugian Capai Rp900 Juta
Tangan Pemerintah Hadir Ditengah Duka, Bupati Inhil Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tembilahan Hilir
HUT ke-80, BNI Tembilahan Mantapkan Transformasi Ekonomi dan Digital di Inhil