
Tembilahan, detikriau.org – Dalam kesempatan kunjungannya ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dady Yudista mengaku sangat terkejut dengan kondisi infrastruktur di daerah tersebut, terutama badan jalan dengan kondisi kerusakan cukup parah.
“Rusak jalan kesini, di dalam mobil badan saya goyang-goyang kesana kemari, sampai sakit perut saya,” kata Dady dengan gerakan dan bahasa isyaratnya, yang dibenarkan oleh Ketua DPRD Dani.
Oleh karena itu, Dady meminta kepada DPRD Inhil agar memprioritaskan upaya perbaikan kerusakan jalan yang sudah cukup parah tersebut, karena keberadaan jalan sangat penting dan dibutuhkan dalam menunjang kelancaran aktifitas masyarakat sehari-hari.
“Kalau di daerah lain yang pernah dikunjungi, jalannya mulus, seperti di Kabupaten Muaro Jambi. Tidak seperti disini, jalannya rusak dan berlubang,” tambahnya.
Selain itu, pria ini juga menyarankan agar gedung perkantoran di Kabupaten Inhil dibuat dalam satu komplek, sehingga jarak antara kantor satu dengan kantor lainnya tidak berjauhan seperti sekarang ini.
“Ini utuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat,” imbuhnya.
Ayah dari seorang istri dan dua anak ini, bermodal tekad melakukan perjalanan keliling Indonesia. Transportasinya adalah angkutan umum yang mengantarnya ke tempat-tempat yang dikunjungi.
“Saya keliling Indonesia sejak 2008, ingin ketemu dengan para Gubernur, Bupati, Walikota dan foto bersama,” akui anggota Pramuka SLB / Pramuka cacat tunarungu dan tunawicara asal Prabumulih Lampung ini
Dikatakannya, selain keinginan bertemu dengan pimpinan daerah, tujuan tour keliling Indonesia juga dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adat istiadat dan budaya daerah setempat. adi



BERITA TERHANGAT
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil dan Pemkab Inhil Sambut Kedatangan Tim Wasev Mabesad di Tembilahan
Tim Volli PT Agrinas Palma Nusantara Melalui Mitra PT CMBR Melaju ke Semi Final Turnamen Bola Volly Karang Taruna Cup 1 Desa Bayas Jaya
Semangat Jum’at Berkah di Tembilahan! Kajari Inhil Bersama Anggota DPR RI dan DPRD Riau Gandeng Tangan Tebar Kebaikan