Barang Haram Seberat 80 Kg dan 68 Ribu Butir lebih Ekstasi Dimusnahkan Polda Riau - Arbindonesia
Maret 24, 2021

Barang Haram Seberat 80 Kg dan 68 Ribu Butir lebih Ekstasi Dimusnahkan Polda Riau

PicsArt_03-24-04.08.55
Bagikan..

Www.arbindonesia.com, PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Riau
musnahkan barang haram atau narkotika jenis sabu sebanyak 80,24 KG dan 68.636 pil ekstasi.

Pemusnahan barang haram tersebut dilaksanakan di halaman parkir Markas Komando Polda Riau, jalan Pattimura no 13 Kota Pekanbaru. Rabu (23/03/2021) pagi.

Dihadiri oleh, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi,SIK, Msi yang didampingi Danlanal Dumai Kolonel Himawan, Kepala Bea Cukai Roni, Kabid Berantas BNNP Kombes Berliando, Dir Resnarkoba Kombes Victor, Kabid Humas Kombes Narto serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri.

“Tidak ada tempat untuk bersembunyi bagi para pelaku narkoba di Riau ini,” tegas Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi,SIK, Msi dalam laporan tertulis yang di terima arbindonesia.com.

Dalam keterangannya, Ia mengatakan tehnik dan taktis Polda Riau dalam melakukan pemberantasan narkoba ini dengan strategi yang jitu dan smart.

Sinergitas dengan berbagai instansi, seperti TNI-AL dari Lanal Dumai, BNNP Kota Pekanbaru dan Bea Cukai menjadi hal penting dalam pemberantasan Narkoba.

“Jika satu lubang ditutup maka para pengedar narkoba akan buat lubang lain. Jika satu kader tertangkap maka dia akan merekrut kader baru untuk pengedar narkoba selanjutnya”, beber Kapolda.

Selain itu, Agung juga mengucapkan terima kasih pada Danlanal Dumai, Bea cukai Riau, BNNP Riau dan pihak lain yang bersama Polda Riau ikut bersinergi memberantas Narkoba.

“Dengan adanya sinergitas ini optimis akan memenangkan perang melawan gembong Narkoba. Kita paham bahwa hal Ini tidak mudah namun dengan sinergitas yang tepat ia sangat optimis dan mampu mengeksekusi dengan tepat,” ungkap Kapolda

“Para bandar dan para pengedar narkoba selalu berusaha untuk lepas dari upaya hukum, namun Polda Riau dan Polres jajaran juga tau cara yang tepat untuk melumpuhkan mereka”, yakinny.

Para pelaku Narkoba yang terjerat hukum dengan cepat dan singkat mereka sudah mendapatkan pengacara.

“Artinya mereka melawan dengan menyiapkan cara legal yang diakui oleh negara. Polda Riau juga akan antisipasi agar tidak ada kelemahan dalam penyidikan dan penegakan hukum agar tidak ada celah yang dimanfaarkan kubu Pengedar Narkoba sehingga bisa bebas demi hukum. Semangat untuk pemberantasan narkoba akan selalu kita gelorakan” janji Agung.

Sementara itu, Danlanal Dumai, Kolonel (P) Himawan mengatakan bahwa TNI-AL hadir sebagai bukti kepedulian, peran serta dalam pemberantasan Narkoba.

“Ini adalah bentuk komitmen Lanal Dumai dengan Polda Riau. Beberapa waktu lalu Kapolri datang ke Mabesal juga banyak berbicara soal Sinergitas,” imbuhnya.

Untuk itulah TNI-AL, khususnya Lanal Dumai ingin ikut mengurangi peredaran narkoba bahkan TNI AL memiliki target untuk mampu menekan angka peredaran narkoba lebih maksimal lagi.

“Dalam prakteknya kami dari Angkatan Laut bisa bekerja sendiri, namun juga bisa menjalin sinergitas dan kerjasama dengan cara share informasi,” tutur Kolonel (P) Himawan.

Misalnya karena cuaca buruk tidak bisa melaut. Maka saat target pelaku narkoba sampai di darat, TNI AL sudah tidak lagi berwenang.

“Dengan seperti itu kami akan share info ke Polda Riau . Dan akhirnya di tangkap oleh Polda Riau” ujar Himawan.

Dikesempatan yang sama, Ronny Rosfyandi selaku Kepala Kantor wilayah Bea Cukai Riau mengatakan bahwa Bea Cukai ikut hadir bersama sama untuk ikut menahan laju masuknya Narkoba ke indonesia.

“Kami berharap agar kedepan kerjasama dan sinergitas ini lebih efektif,” ujar Ronny sambil menutup keterangannya.

Editor Arbain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.