24 September 2026

Batal di 2025! Inhil Kembali Jadi Target Pembangunan Pabrik Hilirisasi Kelapa 2027, Begini Kata Anggota DPR RI Yulisman

Bagikan..
image_pdfimage_print


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Harapan besar petani kelapa di Negeri Hamparan Kelapa Dunia sempat runtuh pada November 2025. Proyek pembangunan pabrik hilirisasi kelapa yang digadang-gadang berdiri di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2026 ini, tiba-tiba dialihkan ke Sumatera Utara.

Keputusan Kementerian Pertanian RI kala itu meninggalkan kekecewaan mendalam bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari komoditas kelapa.

Namun, angin segar kembali berhembus. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dalam kunjungan kerjanya ke Pekanbaru, Kamis (17/9/2026), menegaskan bahwa Inhil kembali masuk radar pembangunan pabrik pengolahan kelapa pada tahun anggaran 2027.

“Insya Allah, direncanakan akan dibangun juga di Riau, tepatnya di Kabupaten Indragiri Hilir,” ujar Amran.

Mengenai hal tersebut, Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Golkar, Yulisman. Legislator asal Dapil Riau 2 ini menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh agar proyek strategis nasional tersebut benar-benar terealisasi di Inhil.

“Insya Allah tidak dialihkan, karena pembangunan pabrik ini sudah menjadi stressing Pemerintah Pusat. Kalau ada istilah dialihkan, berarti ada sesuatu. Nanti sesuatu itu akan saya cari tahu,” tegas Yulisman dalam wawancara usai membuka Musda Golkar Inhil, Selasa (22/9/2026) malam.

Yulisman yang juga merupakan Ketua DPD Golkar Provinsi Riau ini menekankan bahwa hilirisasi industri kelapa adalah salah satu agenda vital pemerintah pusat. Kegagalan mengeksekusi proyek ini di daerah yang dikenal sebagai penghasil kelapa terbesar dunia, tentu menjadi catatan besar yang tidak boleh terulang.

Menghadapi peluang pembangunan pabrik pada 2027, Yulisman juga mendorong sinergi yang lebih solid antara Pemkab Inhil dan legislator Riau di Senayan dalam menjalin koordinasi lintas kementerian agar proyek hilirisasi kelapa benar-benar terealisasi.(Arbain-red)