TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Disporabudpar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Junaidi Ismail menutup secara resmi Festival Sampan Lemper dan Pacu Sampan Dayung Pelepah Kelapa di Kuala Getek, Kelurahan Sungai Beringin, Tembilahan, Ahad (30/7/2017) sore.
Penutupan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil, para peserta dan ratusan penonton.
Dalam sambutannya, Kadisporabudpar menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu menyukseskan kegiatan tersebut. Sebab ia menilai, iven wisata tahunan itu berlangsung sukses tanpa hambatan.
“Pacu sampan leper ini mulai berlangsung sejak tahun 1995 sampai sekarang. Dikarenakan telah membudaya, kita berupaya untuk lebih meningkatkan lagi dalam pelaksanannya,” kata Junaidi.
Bahkan, pihaknya bakal menjadikan kawasan Kuala Getek sebagai kawasan wisata yang bisa dinikmati setiap saat. Caranya adalah membangun berbagai sarana-prasarana yang mampu menunjang dalam pengembangannya./Mirwan



BERITA TERHANGAT
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab: Komite Hukum PSSI Patahkan Klaim Sepihak, Tegaskan Status Resmi Turnamen
Kontroversi Antara Sponsor Utama dan PSSI Inhil Makin Memanas, Yuslizar: Sabar ya!
Skandal Bupati Cup Inhil: Dalih Biaya Wasit Elit Ternyata Pepesan Kosong, PSSI Inhil Bungkam Diduga Panen Cuan!