Bentrok ormas di Siak Riau. ©2020 Merdeka.com/abdullah sani
ARB INdonesia, SIAK – Bentrok antara dua organisasi masyarakat (ormas) terjadi di Perawang Kabupaten Siak, Riau. Akibatnya salah satu anggota ormas terluka akibat dibacok.
Kedua ormas itu yakni Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK). Polisi masih memeriksa sejumlah saksi utuk mengusutnya.
“23 orang telah diamankan dari kedua belah pihak,” ujar Kapolres Siak, AKBP Doddy F Sanjaya, Kamis (16/1).
Doddy mengatakan, kantor IPK dan sejumlah anggota dari kedua belah pihak ada yang mengalami luka.
Dipicu Salah Paham
Dari info yang didapat kepolisian, pemicu bentrokan ini awalnya ada kesalahan komunikasi. Namun mengakibatkan saling serang. Pihak kepolisian sudah turun ke lapangan mengamankan bentrokan ini sejak Selasa (15/1) pukul 04.00 WIB.
- Menyongsong Era Baru PWI Inhil! Prasuyitno Resmi Maju Jadi Calon Ketua, Bawa Semangat Kolaborasi dan Energi Positif!
- Kepala Dinas DKUP Pastikan Pelayanan Publik Tetap Kondusif, Dinas Serahkan Proses Hukum Pegawai ke Otoritas Berwenang
- Menuju Garis Finis 1 Kilometer: Semenisasi Jalan TMMD ke-130 Kodim Inhil di Kuala Lemang Tembus 726 Meter
- Kemanunggalan Wujudkan Hidup Sehat: Pembangunan MCK dan Sumur Bor di Kuala Lemang Berbuah Manis
- Transformasi Nyata di Ujung Pelosok: Asa Baru Warga Kuala Lemang Lewat Sentuhan TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil
“Kejadiannya Rabu, dan sejak subuh sudah mulai ada gesekan. Dari 23 orang yang diamankan, tiga orang diduga kuat sebagai pelaku utama penyerangan,” ujarnya.
Doddy memastikan, saat ini kondisi di lapangan sudah kondusif. “Jika ada kabar miring di media sosial kejadian masih tegang, itu tidak benar. Sudah aman dan kondusif,” jelasnya. (*)
Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/ormas-pemuda-pancasila-dan-pemuda-karya-bentrok-di-siak-23-orang-diamankan.html



BERITA TERHANGAT
Tertabrak Pohon Nipah, Pengemudi SpeedBoat Meninggal Dunia dan Penumpang Luka-luka
Lahan Gambut dan Kebun Kelapa Ludes Terbakar, Asap Pekat Selimuti Jalur Lintas Batang Tuaka
Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang