April 18, 2024

7 April Bandara Indragiri Kembali Beropreasi

Bagikan..

Aviastar dan Pemkab Inhil Saling Menyalahkan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org– Setelah sempat berhenti beroperasi, Bandara Indragiri Tempuling kembali dijadwalkan akan dibuka untuk penerbangan domestik Batam-Tembilahan dengan menggunakan maskapai semula yakni, Aviastar BAe 140-200 ini pada 7 April 2012 mendatang.

Terhentinya oprasional Bandara Indragiri Tempuling, beberapa hari kemarin, dituding kuat oleh pihak maskapai bahwa Pemkab Inhil dalam hal Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatikan (Kadishubkominfo) Inhil tidak komitmen terhadap beberapa kesepakatan yang telah dituangkan dalam MoU.

Menurut Direktur Utama (Dirut) Aviastar Lie Kiang, di stopnya penerbangan domestik Batam-Tembilahan semata-mata hanya karena ketidak komitan Pemkab Inhil. “Memang kita merasa kecewa dengan Pemkab Inhil,” sebut Lie Kiang, melalui telepon gengamnya, Senin (2/4), sambil mengatakan pengangkutan jamaah haji mendatang di tangani Aviastar.

Lanjutnya, ada beberapa poin kesepakatan yang dinilai Aviastar tidak direalisaikan oleh Pemkab Inhil, diantaranya, 40 seat rute penerbangan Batam-Tembilahan dan sebaliknya. Jika kesepakatan semula bisa dipenuhi Pemkab Inhil, kata Lie Kiang, pihaknya bersedia untuk melakukan penerbangan semula.

“Hingga saat ini, kita belum menerima kabar atau kepastian dari mereka (Pemkab Inhil, red) terkait perbaikan kerja sama,” tegasnya.

Aviastar, tidak akan bersedia melakukan penerbangan  kembali sebelum semuanya menjadi jelas, baik mengenai hak dan kewajiban. Dia berharap tetang kerja sama tersebut, Pemkab Inhil dapat memberi tahu jauh-jauh hari sebelum MoU itu diperbaiki hingga Bandara Indragiri Tempuling kembali beroperasi seperti semula.

Sementara itu, Kadishubkominfo Inhil, H Pahrolrozy, mengatakan dalam waktu dekat Bandara Indragiri Tempuling akan kembali beroprasi seperti semula setelah MoU tersebut terlebih dahulu akan dilakuklan perbaikan dan disempurnakan.

“Intinya kami atas nama Pemkab Inhil akan kembali melakukan penyempurnaan bentuk kerja sama yang dimaksud dengan Aviastar. Agar semuanya menjadi jelas,” cetusnya.

Pahrolrozy juga berharap, dalam perbaikan kerja sama mendatang tidak ada lagi pihak-pihak yang merasa dirugikan, baik dari pihak maskapai ataupun Pemkab Inhil sendiri. “Kedepan jangan kwajiban kita (Pemkab Inhil, red) yang dituntut, sementara apa yang menjadi kewajiban mereka tidak dipenuhi,” tegas mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil ini.

Demikian pula ditegaskan Sekretaris daerah (Sekda) Inhil, H Alimuddin, secara tegas dikatakanya, pihak Pemkab Inhil, tidak pernah menyepakati akan memblok seat seperti yang disampaikan Dirut Aviastar Lie Kiang. Dia juga menghimbau, agar para PNS yang akan berpergian melakukan dinas luar seperti Jakarta, agar dapat memanfaatkan Bandara Indragiri Tempuling, mengingat bandara ini pernah berberapa kali terhenti oprasinya terutama penerbangan domestik.

Satker terkait kita minta gencar melakukan sosialisasi hingga ke daerah-daerah yang tersebar di beberapa kecamatan se Inhil, pinta Alimuddin. (fen)