Yang Lama Belum Ditemukan, Napi Kabur di Lapas Tembilahan Terulang lagi - Arbindonesia
Juni 15, 2021

Yang Lama Belum Ditemukan, Napi Kabur di Lapas Tembilahan Terulang lagi

images (10)

Ilustrasi napi kabur, Net.

Bagikan..

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Terjadi kembali, seorang warga binaan Lapas Kelas II A Tembilahan kembali berhasil melarikan diri alias kabur dari tahanan, Selasa (15/6/2021).

Sebelumnya, seorang warga binaan di Lapas Tembilahan juga pernah berhasil melarikan diri pada 27 Agustus 2020 lalu. Namun hingga saat ini napi yang kabur tersebut belum juga diketemukan.

“Terkait yang itu (napi kabur tahun lalu) masih nihil,” Kata Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Julianto Budhi Prasetyono yang saat ini masih berada di Pekanbaru, Selasa (15/6/2021).

Dari informasi yang di himpun awak media, Tahanan yang baru saja berhasil melarikan diri dari penjara tersebut bernama Anton. Ia merupakan Tahanan Pendamping (Tamping) Kebersihan Sampah di lapas kelas II A Tembilahan.

“Kita dapat kabar napi yang kabur itu merupakan Tamping Sampah,” sebut sumber Media.

Foto : (Anton) Napi di lapas Tembilahan yang kabur

Dari keterangan tertulis yang didapat awak media dari Lapas Tembilahan, kronologi kaburnya Anton yang merupakan napi berkasus pencurian tersebut bermula saat
petugas Lapas, Ismi Taufiq membuka pintu Kamar Meranti 01 (Kamar Tamping Kebersihan) guna melaksanakan ibadah sholat subuh dan membersihkan area perkantoran Lapas.

Saat itu, waktu menunjukan pukul 04.30 Wib, pada pukul 05.10 Wib seluruh tamping diarahkan kembali ke kamar setelah pelaksanaan shalat dan membersihkan area perkantoran.

Namun pada pukul 05.15 Wib, Heriyanto yang merupakan penghuni kamar Meranti 01 melapor kepada Petugas Ismi Taufiq bahwa Anton tidak berada di dalam kamar.

Setelah mendapat laporan, petugas selanjutnya melaporkan kepada Kepala Rupam. Kemudian Karupam mengecek kedalam kamar untuk mengkonfirmasi laporan dari anggota.

Karupam mengarahkan seluruh anggota Rupam untuk memeriksa seluruh kamar dan lingkungan di dalam Lapas.

Selanjutnya, pada pukul 05.45 Karupam menghubungi KPLP via telepon untuk melaporkan bahwa Anton tidak berada di dalam kamar dan Lapas.

Kemudian dilakukan pengecekan melalui CCTV, Anton berhasil melakukan pelarian dengan cara memanjat atap gedung lapas.

Setelah mengkonfirmasi laporan KPLP memerintahkan seluruh petugas yang tinggal di Mes Lapas dan petugas yang tidak piket untuk melakukan pencarian Anton di sekitar pelabuhan.

Hingga berita ini diterbitkan awak media masih menunggu keterangan langsung dari Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Julianto Budhi Prasetyono untuk informasi lebih mendalam terkait kaburnya seorang tahanan di Lapas Tembilahan yang kesekian kalinya.

(Arbain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *