Foto Ilustrasi
ARB INdonesia, PEKANBARU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada kenaikan titik panas atau hotspot di provinsi Riau, Jumat (24/1/2020).
Kasi Data dan Informasi BMKG stasiun Pekanbaru, Marzuki, mengatakan bahwa titik panas ini tersebar di 5 wilayah.
“Hari ini titik panas memang mengalami kenaikan drastis. Total ada 18 titik, terbanyak di Pelalawan, yakni 8 titik,” ujar Marzuki, Jumat (24/1/2020).
Ia merincikan, 18 titik panas tersebut tersebar di Pelalawan 8 titik, Bengkalis 6 titik, Indragiri hilir 2 titik, Kepulauan Meranti dan Dumai masing-masing 1 titik.
“Dari jumlah tersebut, 6 titik diantaranya adalah titik api. Hal ini karena memiliki level confidence di atas 70 persen. Berarti itu bisa dipastikan ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan,” cakapnya.
Enam titik api tersebut terdeteksi di Pelalawan 3 titik yakni di Kecamatan Kuala Kampar, Bengkalis ada 2 titik yakni di Kecamatan Bengkalis dan Pinggir serta Kota Dumai, tepatnya di Kecamatan Sungai Sembilan.
- DPRD Inhil Turun ke Pabrik Sambu Group, Industri Kelapa di Bawah Tekanan Berlapis
- Rutan Dumai Gelar Upacara Hut RI Ke 81.
- Bekal Setelah Bebas, Rutan Kelas IIB Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan Lewat Produk UMKM.
- BPBD Inhil Catat ada 80 Hotspot di Inhil, Kecamatan Gaung Borong 28 Titik
- Antisipasi Kabut Asap, Atas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat Edaran
“Kita terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” imbaunya.
Sebagai informasi, wilayah Sumatera titik panas juga mengalami kenaikan yang signifikan, yakni 30 titik. Rinciannya, Aceh 2 titik, Sumatra Utara 2 titik, Babel 7 titik Lampung 1 titik dan Riau terbanyak yakni 18 titik. (*)
Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/01/24/waspada-karhutla-hotspot-di-riau-makin-marak/#sthash.Vxnrj3Ap.dpbs



BERITA TERHANGAT
Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang
Teror Monyet Ganas di Tembilahan! 8 Warga Jadi Korban Gigitan, Tim Gabungan Sisir Lokasi
Abrasi Hantam Tanah Merah Inhil, 6 Rumah Amblas ke Sungai dan Kerugian Capai Rp900 Juta