
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Darussalam membuka secara resmi seminar dan workshop yang ditaja oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Inhil di gedung Engku Kelana Tembilahan, Selasa (27/10/2015).
Seminar ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) IBI ke-64 tahun 2015 dengan tema Hypnobirthing Teknik Mengendalikan Rasa Sakit Saat Melahirkan.
Mewakili Bupati, dalam sambutannya Asisten I menyampaikan bahwa keberadaan profesi bidan di daerah ini sangat diperlukan dalam menjalankan tugasnya seperti konseling dan pendidikan kesehatan.
Berkaitan kegiatan pagi itu disampaikannya, untuk angka kematian ibu, bayi dan balita serta kematian neonatal di Kabupaten Inhil tercatat masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan di Kabupaten dan kota lainnya di Riau.
“Untuk di Inhil, angka kematian ibu dari 307 menjadi 226 per 100 ribu kelahiran hidup, dan sasaran penurunan angka bayi dari 35 menjadi 26 per 1000 kelahiran hidup. Data terakhir per September 2015, angka kematian ibu sebanyak 23 orang dan angka kematian bayi sebanyak 131 orang,” rincikan Darussalam.
Untuk itu, bidan memiliki potensi besar terhadap keselamatan ibu melahirkan dan harus ada perpanjangan tangan melalui Dinas Kesehatan.
Ia berharap seluruh pengurus Ranting IBI yang tersebar di 20 kecamatan bisa bekerjasama dengan Puskesmas dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir diseluruh pelosok desa yang ada di Inhil. (mirwan/adv)

BERITA TERHANGAT
Malam Resepsi HUT RI Ke-80, Bupati Inhil Apresiasi Partisipasi Seluruh Pihak
Bupati Inhil Lakukan Penandatanganan NPHD Dengan KPU dan Bawaslu
Sekda Inhil Menghadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023