Mei 18, 2024

Rusaknya Jalan Lintas Desa Sungai Luar- Simpang Jaya, Pengaruhi Perekonomian Warga

Kondisi Jalan Lintas Desa Sungai Luar- Simpang Jaya, arb

Bagikan..

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Infrastruktur dapat didefinisikan sebagai struktur dan fasilitas dasar, baik secara fisik maupun sosial. Misalnya kontruksi bangunan, jalan, pasokan listrik, dan berbagai macam hal yang diperlukan untuk operasional kegiatan masyarakat ataupun pelayanan publik.

Infrastruktur pada dasarnya sangat diperlukan oleh masyarakat umum dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat dan kehidupan sehari-hari. Infrastruktur juga sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi karena akan menjadi investasi jangka panjang bagi suatu daerah.

Jalan merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat penting dalam melakukan aktivitas. Kondisi jalan yang baik tentunya akan mendorong kegiatan masyarakat lebih produktif, tetapi bagaimana dampaknya jika pada aktualnya dengan kondisi jalan rusak?

IMG-20230330-WA0083

Seperti halnya yang terjadi di Desa Sungai luar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau. Di sepanjang ruas jalan lintas antara Desa Sungai Luar dan Desa Simpang Jaya yang saat ini kondisinya cukup memprihatinkan.

“Jalan penghubung antar desa itu memiliki panjang sekitar 1 Kilometer, secara keseluruhan telah mengalami kerusakan dan diantaranya 500 Meter yang mengalami rusak berat,” tutur seorang pemuda tempatan, Mustafa, Jum’at (31/3/2023).

Lanjutnya,kKondisi kerusakan itu semakin diperparah saat terjadinya hujan serta naiknya air sungai hingga menggenangi badan jalan saat air pasang.

“Alhasil akses utama yang dilintasi masyarakat menjadi sangat sulit untuk dilalui, karena kondisi jalan yang penuh lubang yang digenangi air hingga lumpur,” ungkapnya.

Akibatnya kata Mustafa, banyak warga khawatir terjatuh saat melintasi jalan tersebut, terlebih lagi saat malam hari hari karena di sepanjang jalan sangat minim dengan lampu penerang.

“Hal ini membuat banyak pengendara motor yang kesulitan saat berkendara dan menimbulkan ketidaknyamanan serta mengganggu aktivitas warga seperti kendaraan yang mudah rusak, memperlambat waktu perjalanan,” paparnya.

IMG-20230330-WA0082

Tidak hanya itu, terdapat juga beberapa dampak yang membuat terhambatnya arus perdagangan. Seperti pengiriman hasil perkebunan menjadi terlambat ataupun tertunda dan harus mencari rute lain dengan melalui tranportasi air.

“Akibatnya, pendapatan masyarakat desa menjadi semakin berkurang karena terhambatnya akses lalu lintas akibat jalan yang rusak. Belum lagi diakibatkan murahnya harga buah kelapa di Kabupaten Inhil yang sampai saat ini tidak kunjung naik, tentunya sangat memberikan efek penurunan pendapatan masyarakat,”imbuh Mustafa.

Terakhir ia sangat berharap kepada pemangku kebijakan untuk dapat memberikan perhatian terhadap jalan lintas antar desa Sungai Luar dan Desa Simpang Jaya.

“Harapan kami bersama terutama masyarakat Desa Sungai Luar semoga jalan penghubung ini bisa mendapat perbaikan di tahun berikutnya,” tutup Mustafa. (Arbain)