Harimau Sumatera di Kebun Binatang Australia. ©Taronga Zoo Sydney/Handout via REUTERS
ARB INdonesia, KAMPAR – Tim Rescue Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang kamera trap di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Di lokasi itu, sempat ditemukan jejak kaki Harimau Sumatera.
“Memang beberapa hari terakhir ditemukan jejak kaki satwa yang diduga Harimau Sumatera. Dari laporan warga, lalu kami ike lokasi ternyata benar,” ujar Humas BBKSDA Riau, Dian Indrati, Sabtu (14/12).
Selain memasang kamera trap, tim BBKSDA, Yayasan TNTN, Rimba Langit Foundation, Babinkamtibmas dan Tim Mitigasi Konflik Satwa Desa Karya Indah bersama sama melakukan sosialisasi dan koordinasi di wilayah tersebut.
Mereka juga melakukan pemasangan poster dan papan informasi. “Poster itu berisi tips menghindari satwa Harimau,” tutur Dian.
Dian menyebutkan, pemasangan kamera trap untuk melacak dan memantau pergerakan satwa liar dilindungi itu. Kamera trap akan dipasang di beberapa titik.
- DPRD Inhil Turun ke Pabrik Sambu Group, Industri Kelapa di Bawah Tekanan Berlapis
- Rutan Dumai Gelar Upacara Hut RI Ke 81.
- Bekal Setelah Bebas, Rutan Kelas IIB Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan Lewat Produk UMKM.
- BPBD Inhil Catat ada 80 Hotspot di Inhil, Kecamatan Gaung Borong 28 Titik
- Antisipasi Kabut Asap, Atas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat Edaran
Tim juga melakukan identifikasi jejak di Km 6 dan Km 7 serta areal sekitar Sungai Sibam. Dua kamera trap dipasang di sekitar titik yang diperkirakan jadi perlintasan si hewan bernama latin atau Panthera tigris sumatrae tersebut.
“Di sana banyak ditemukan jejak. Tim memperkirakan bahwa jejak Harimau Sumatera yang dijumpai merupakan jejak tiga hari yang lalu,” tutur Dian.
Hingga saat ini, tim maupun aparat Desa Karya Indah tidak ada menerima laporan lanjutan soal keberadaan jejak Harimau Sumatera. (*)
Sumber merdeka.com
https://www.merdeka.com/peristiwa/pantau-titik-harimau-sumatera-kamera-trap-dipasang-di-kampar-riau.html



BERITA TERHANGAT
Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang
Teror Monyet Ganas di Tembilahan! 8 Warga Jadi Korban Gigitan, Tim Gabungan Sisir Lokasi
Abrasi Hantam Tanah Merah Inhil, 6 Rumah Amblas ke Sungai dan Kerugian Capai Rp900 Juta