
Detikriau.org – Praktik korupsi di Indonesia sudah semakin kronis dan merambah pada semua bidang pekerjaan.
“Kalau (pengadaan) Alqur’an saja sudah dikorupsi, gimana coba?” ujar Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Minggu (9/12) dilansir melalui RMOL.co
Laode menyatakan, ada berbagai upaya pencegahan yang sudah dilakukan KPK untuk menyembuhkan penyakit koruptif di Indonesia.
“Pencegahan itu juga termasuk dengan ustadz. Kita bekerja sama dengan Muhammdiyah, NU, Gereja Katolik dan Protestant,” jelasnya.
Menurut dia, korupsi tidak memandang agama apa yang dia diyakini. Tapi tergantung dari perilaku dan seberapa besar pintu rasuah itu terbuka.
“Untung itu syahadat nggak ada uangnya, kalau ada uangnya juga mungkin (dikorupsi),” tukasnya.

BERITA TERHANGAT
BPK Apresiasi LKPP 2025: Komitmen Akuntabilitas Kabinet Merah Putih Diuji
Pemerintah Jamin Cadangan BBM Aman di Tengah di Tengah Dinamika Global
OJK Blokir 436 ribu Rekening Terindikasi Penipuan, Dana Korban Lebih Setengah Triliun