Kemudahan dan Hambatan Dalam Pengoperasian PLN Mobile - Arbindonesia
Juni 28, 2021

Kemudahan dan Hambatan Dalam Pengoperasian PLN Mobile

images (15)

Ilustrasi Aplikasi PLN Mobile, foto internet

Bagikan..

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Penggunaan teknologi untuk beraktivitas guna memudahkan mobilitas sosial sangat diperlukan, terlebih di tengah ancaman pandemi covid-19 yang mewabah di Indonesia hingga saat ini.

Fenomena itu berbanding lurus dengan upaya digitalisasi zaman atau yang lebih dikenal dengan era komunikasi 4.0.

Konsekuensinya, setiap individu harus dapat beradaptasi dengan penggunaan tekonologi.

Misalnya, tuntutan untuk menjaga jarak di saat pandemi covid-19 mengharuskan dari semua lini beralih kepada platform virtual atau digital.

Lain lagi seperti kantor perusahaan PLN yang biasanya ramai didatangi konsumen, seketika menjadi sunyi sejak pandemi covid-19 mewabah.

Gantinya, konsumen perlahan beralih dari pelayanan langsung dengan pelayanan pada sebuah aplikasi yang diberi nama PLN Mobile.

Memang layanan listrik melalui aplikasi PLN Mobile sebagian masyarakat sangat merasakan manfaat serta kemudahan yang dirasakan pada aplikasi yang diluncurkan sejak 31 Oktober 2016 lalu.

“Dengan aplikasi PLN Mobile, kami sebagai konsumen tidak perlu lagi datang kekantor jika ada keluhan pelanggan ataupun hal yang ingin kita pertanyakan. Cukup buka aplikasinya saja dimana saja sudah bisa,” tutur sumber arbindonesia.com di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir baru-baru ini.

Ilustrasi Jaringan low, foto internet

Walaupun demikian, kalau kita melihat lingkungan disekitar kita baik tua maupun muda, terkadang masih kita menjumpai mereka yang belum melek teknologi atau gagap teknologi (gaptek).

Di Kabupaten Indragiri Hilir khususnya masih cukup banyak masyarakat yang gagap akan teknologi (gaptek), terlebih lagi mereka yang berada di pelosok desa yang tidak mendapatkan fasilitas jaringan yang sama seperti diperkotaan.

Sementara akses digitalisasi tersebut harus didukung dengan infrastruktur utama yaitu jaringan nirkabel (internet).

Bercermin dari hal itu, dalam memberikan kemudahan untuk masyarakat dalam mendapatkan pelayanan melalui aplikasi PLN Mobile, pada praktiknya setidaknya kita masih menyisakan masalah dalam dua hal.

Pertama, infrastruktur yang kurang memadahi: Seperti fasilitas jaringan nirkabel (internet) yang tidak semua dari kita dapat mudah untuk mengaksesnya.

Kedua, penguasaan perangkat tekonologi oleh sumber daya manusia guna meminimalisir masalah gagap penggunaannya.

Sebagai wujud masalah yang pertama, tak lain adalah masih mahalnya kuota internet yang diperjualbelikan oleh perusahaan telekomunikasi.

Sehingga hanya kelas sosial yang memang berkecukupan yang mampu menikmati dan tidak memandangnya sebagai suatu masalah berarti.

Selain itu juga, terkadang susahnya infrastruktur jaringan internet di daerah non perkotaan, sehingga kecepatan akses internet mengalami perbedaan yang cukup jauh, saat ini masih bisa kita menemui orang kesusahan mencari sinyal atau jaringan untuk dapat berkomunikasi.

“Kalau dikota jaringan gampang aja untuk mengakses aplikasi PLN Mobile, lantas jika seperti kami yang jaringan untuk nelpon saja susah apalagi internet. Bagaimana kami harus mengoperasikan aplikasi tersebut, tetap saja kami harus menjumpai langsung orang yang bersangkutan. Terlebih lagi orang yang tidak mengerti tentang internet, masih banyak kok,” tutur sumber arbindonesia.com yang lainnya.

Dengan realitas tersebut, artinya untuk memberi kemudahan layanan kepada seluruh masyarakat melalui aplikasi PLN Mobile tersebut tentunya mengharuskan setiap individu untuk dapat beradaptasi dengan teknologi agar seirama dengan tuntutan zaman atau era 4.0.

Jika tidak, maka hal itu diperuntukkan hanya bagi mereka yang memiliki sumber daya manusia terkait teknologi serta mereka yang memiliki fasilitas yang cukup.

Penulis : ARBAIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *