Juni 20, 2024

Haji Herman Dialog Dengan Mahasiswa Inhil di Pekanbaru, Kabid Advokasi Sosial PB HIPPMIH Pertanyakan Soal Kelapa dan Invrastruktur

Bagikan..

ARB INdonesia, PEKANBARU – Ketua Bidang Advokasi Sosial dan HAM PB HIPPMIH, Syarif Hidayatullah mengikuti acara silaturahmi dan dialog bersama Mahasiswa Indragiri Hilir di Pekanbaru, Sabtu (4/5/2024) bersama Pj Bupati Inhil H Herman.

Pada acara yang bertemakan ‘Dari Kita Untuk Kita’ berisikan pemaparan kebijakan dan tindakan yang dilakukan Pj Bupati Inhil yang memimpin sejak November 2023 lalu dalam penerusan program bupati sebelumnya (HM Wardan).

Ketua Bidang Advokasi Sosial Dan HAM PB HIPPMIH, Syarif Hidayatullah mengatakan acara berlangsung sangat meriah dan mendapat respon yang penuh simpati dari Mahaiswa terhadap pembangunan dan perkembangan Inhil kedepannya.

Selain itu ada beberapa poin yang menjadi keluh kesah masyarakat tentang perekonomian dan invrastruktur dalam lajunya pertumbuhan perekonomian di Indragiri Hilir. Seperti dengan tidak adanya kestabilan harga yang jelas tentang kelapa.Hal ini adanya dugaan permainan monopoli dari pada pihak perusahaan terhadap masyarakat.

“Perda pun tidak bisa mengambil kebijakan tentang harga kelapa, Hari ini apa komitmen Pj Bupati yang bisa diberikan terhadap masyarakat tentang penstabilan harga di Indragiri Hilir,” Ujar Syarif Hidayatullah dalam dialog tanya jawab.

Dalam hal itu kata Syarif, PJ Bupati Inhil menyampaikan mengenai penstabilan harga kelapa di Inhil akan melakukan penstabilan harga kelapa dengan cara ekspor kelapa Inhil ke luar Negri, dan inj akan dimulai dalam waktu dekat. Kerana Pj Bupati Inhil sudah menjumpai pembeli kelapa di luar Negri.

“Pj Bupati juga bertekat dalam pengelolan turunan kelapa untuk di maksimalkan sebagai penambah nilai rupiah masyarakat baik itu dari sabut dan tempurung kelapa,” papar Syarif.

Dalam sesi dialog tanya jawab, Syarif juga menanyakan tentang
hala yang mempengaruhi lajunya pertumbuhan ekonomi adalah infrastruktur, hari ini sama-sama disadari bahwa invrastruktur nhil jauh dari kata layak.

Contohnya saja ruas jalan di Kecamatan Reteh dan Keritang, di tambah jembatan yang putus sudah 3 tahun, tentunya ini berdampak besar terhadap kestabilan harga bahan pokok makanan.

“Sembako semua naik, pendapatan kurang mau gimana lagi yang harus di lakukan masyarakat hari ini,” tanya Syarif kepada Pj Bupati Inhil saat itu.

Menjawab hal itu kata Syarif, PJ Bupati menyampaikan bahwa mengenai invrastruktur hari ini menjadi PR yang sangat besar bagi pemerintah Kabupaten Inhil dengan anggaran yang hanya 2,5 T, rasanya kurang dalam memaksimalkan kebijakan-kebijakan dan pembangunan daerah.

“Dengan faktor jarak serta transportasi pengadaan barang sehingga mengakibatkan matrial bahan yang berselisih harga dengan daerah lain. Dalam hal ini beliau juga tidak akan diam dengan kontraktor-kontraktor yang tidak selesai dengan tugas nya, Pj Bupati akan melakukan pencegahan kerjasama lanjutan dalam pengerjaan infrastruktur di anggaran yang baru di tahun ini,” papar Syarif.

Ditambah lanjut Syarif, Pj Bupati juga berpesan siapapun nanti yang menjadi Bupati Inhil, pemekaran haruslah terlaksana sudah seharusnya kabupaten Indragiri Hilir dimekarkan agar bisa lebih maju dan berkembang.

“Masih banyak masukan-masukan dan pertanyaan yang di sampaikan oleh mahaiswa dalam pembangunan dan perkembangan Indragiri Hilir kedepannya dan di respon sangat baik oleh bapak Pj Bupati Herman,” imbuhnya.

Terakhir Syarif Juga menyampaikan sosok pemimpin yang mau mendengarkan aspirasi dan keluhan adalah gambaran pemimpin yang peka akan permaslahan masyarakat hari ini.

“Semoga pemekaran bukanlah hayalan saja dan semoga ini benar akan terjadinya,” tutupnya. (Arb)